Polres Pekalongan Polda Jateng – Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat (9/1/2026) malam. Sebanyak 700 jemaat dari berbagai gereja dan persekutuan doa berkumpul dalam acara Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani se-Kabupaten Pekalongan.
Mengusung tema dari Matius 1:21-24, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, acara ini menjadi potret nyata kerukunan antar umat beragama di “Kota Santri”. Sejumlah tokoh penting tampak hadir, mulai dari Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, S.S., M.S., Ketua DPRD Drs. H. Abdul Munir, hingga Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.
Ada momen menarik di tengah sambutan Wakil Ketua Perkumkris, Pdt. Joko Krisdiyanto, S.Th. Di sela-sela pesan natalnya, ia mengajak ratusan jemaat untuk memberikan kejutan doa bagi Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf yang tepat hari ini merayakan ulang tahun ke-41.
“Mari kita sejenak doakan Bapak Kapolres kita yang hari ini berulang tahun ke-41. Semoga di bawah pimpinan beliau, Kabupaten Pekalongan semakin maju, aman, dan tentram,” ujar Pdt. Joko yang disambut tepuk tangan hangat seluruh hadirin.
Pdt. Joko juga menekankan bahwa tema Natal tahun ini bermakna luas. “Kita semua adalah satu keluarga kemanusiaan yang dikasihi Tuhan tanpa melihat perbedaan. Natal adalah momentum memperbarui kasih sesama manusia dan umat Kristiani siap menjadi bagian integral dalam membangun harmoni di Pekalongan,” tambahnya.
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, S.S., M.S., yang hadir mewakili Bupati Hj. Fadia Arafiq, menyampaikan pesan mendalam mengenai persaudaraan universal. Ia mengaitkan semangat Natal dengan konsep Ukhuwah Basyariyah atau persaudaraan sesama manusia.
“Ibu Bupati menitipkan pesan cinta untuk seluruh umat Kristiani. Beliau sangat mengapresiasi kerukunan yang terjaga di sini. Kita harus memegang teguh persaudaraan sebangsa dan setanah air. Konsep ‘Allah hadir untuk keluarga’ ini sangat relevan untuk membangun fondasi masyarakat yang kuat,” tutur Sukirman.
Tak hanya soal religi, Wabup Sukirman juga memberikan kabar gembira terkait prestasi daerah di hadapan jemaat. “Kabupaten Pekalongan saat ini berhasil meraih Juara 1 dalam pengentasan stunting di Jawa Tengah. Semangat kebersamaan seperti malam ini adalah modal kita menuju target Pekalongan Zero Stunting,” pungkasnya.
Keamanan kegiatan dipastikan super ketat, dengan mengerahkan 84 personel Polri dan dukungan personel TNI guna menjamin kekhusyukan ibadah.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si menyatakan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar untuk menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan setiap warga negara dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Kami memastikan bahwa perayaan Natal bersama ini berlangsung dengan aman dan nyaman. Keberagaman yang ada di Kabupaten Pekalongan adalah kekuatan kita. Polri berkomitmen untuk selalu hadir memberikan perlindungan tanpa memandang perbedaan, karena menjaga toleransi adalah kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” tegas AKBP Rachmad.
Pantauan di lokasi, sterilisasi gedung telah dilakukan sejak sore hari. Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Pandu Pradana Wahyudi berlangsung lancar hingga pukul 20.30 wib. Kehadiran Ketua FKUB Kabupaten Pekalongan, K.H. Sholahudin, di jajaran tamu undangan semakin mempertegas kuatnya toleransi di wilayah tersebut. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan












