oleh

Wakapolres Pekalongan Hadiri Peringatan Hari Kartini ke 139 dan Kajen Banjir Megono

Polres Pekalongan – Setiap 21 April, Indonesia memperingati Hari Kartini. Ia adalah pahlawan wanita yang menginspirasi perempuan negeri ini. Kartini merupakan inspirasi kebangkitan di tengah kungkungan tradisi paternalistik yang begitu kuat di zaman penjajahan Belanda. Ia yang lahir pada 21 April 1879, berasal dari keluarga priyayi yang terhormat, merasakan kegelisahan hidup yang tidak mengakomodasi cita-cita dan harapannya sebagai seorang wanita, baik itu dari segi pendidikan, kebebesan bersuara dan berpendapat sebagaimana lazimnya kaum lelaki.

Di Kabupaten Pekalongan sendiri, peringatan hari Kartini ke 139 dilaksanakan di alun-alun Kajen dengan mengambil tema “Dengan semarak Kartini kita tingkatkan kualitas keluarga dalam menguatkan pendidikan karakter generasi penerus bangsa”.

Kegiatan ini yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Ketua DPRD, Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan, Ketua Pengadilan Agama Kab. Pekalongan, Wakapolres Pekalongan Kompol Drs. Joko Watoro, Sekda Kabupaten Pekalongan dan Kepala OPD / Kantor / instansi se Kabupaten Pekalongan ini juga dilaksanakan pemecahan rekor muri sajian megono terbanyak yakni 15.000 porsi yang pada kenyataannya menembus 16.310 porsi.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun dalam sambutannya menyampaikan saat ini perempuan sebagai pimpinan secara umum di Indonesia masih terbatas, namun berbeda di Kabupaten Pekalongan Wakil Bupatinya perempuan, ketua DPRD perempuan, sekda perempuan.

“Emansipasi perempuan sangat diperlukan dalam pembangunan, untuk itu melalui peringatan hari Kartini ini kami mengharapkan agar perempuan di Kabupaten Pekalongan  dapat memberikan sumbangsih ide dan gagasan untuk membangun Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi menyampaikan rasa hormat kepada semua perempuan yang hadir di alun-alun Kajen untuk mensukseskan acara peringatan hari Kartini dan rekor muri Kajen banjir megono.

Ditempat terpisah, Kapolres Pekalongan melalui Kasubbag Humas IPTU Akrom, S.Sos.I mengatakan bahwa dengan peringatan hari Kartini ini diharapkan bisa menjadi penghargaan terhadap perjuangan perempuan untuk mendapatkan hak-hak mereka dalam masyarakat Indonesia dan dengan diadakannya pemecahan rekor muri sajian nasi megono terbanyak ini, bisa melestarikan tradisi kuliner yang ada di Kabupaten Pekalongan. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed