oleh

Unit Reskrim Polsek Kedungwuni Mengamankan Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan

Polres Pekalongan – Akhir pekan ini, wilayah Kedungwuni lagi – lagi dikejutkan dengan kejadian tindak pidana pencurian. Setelah hari Jumat (22/11) lalu seorang juru parkir yang mengambil uang di lahan parkirnya sendiri, kali ini kejadian tindak pidana pencurian terjadi di sebuah rumah yang beralamat di desa Podo Rt. 01 Rw. 05 Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan

Tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini dilakukan oleh seorang residivis asal desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni dengan inisial WU alias Camo alias Mamo alias Kentir bersama-sama dengan seorang temannya yang masih buron berinisial Ahy warga dusun Rogobayan, Kelurahan Kedungwuni Timur, kecamatan Kedungwuni.

AKP Kalung Muktiana, S.Sos., M.M menerangkan kronologis kejadian yaitu bermula pada hari Jum’at tanggal 23 November 2018 sekira pukul 21.30 Wib awalnya korban memarkirkan SPM Honda Vario New 125 miliknya di teras samping rumah, kemudian ditinggal pergi mengobrol di pinggir jalan raya Desa Podo, sementara itu sang istri sudah tidur bersama anak-anaknya di dalam rumah namun tidak mengunci pintu samping. Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 24 November 2018 sekira pukul 00.15 Wib istri korban terbangun dari tidurnya dan melihat WU dan AHY berada didalam rumahnya, seketika itu berteriak “maling-maling”, kemuudian WU dan AHY berlari keluar rumah melalui pintu samping menuju ke arah timur (persawahan), mendengar teriakan dari istrunya. Korban yang pada saat itu berada tepi jalan raya desa Podo langsung menuju kerumahnya kemudian mengejar WU dan AHY dengan dibantu warga yang pada saat itu melaksanakan ronda. Kemudian warga melakukan penyisiran di area persawahan dan melihat WU bersembunyi di semak-semak rumput, setelah itu diamankan oleh warga dan anggota Polisi Polsek Kedungwuni yang pada saat itu sedang melaksanakan patroli, sesaat setelah diamankan didalam saku celana WU ditemukan 1 (satu) buah bandul kunci berbentuk dompet warna coklat bertuliskan LOIS dan 1 (satu) buah kunci busi berikut sarungnya warna hitam yang sebelumnya berada di dalam bagasi jok SPM milik Korban.

Selanjutnya WU beserta barang bukti digelandang ke mapolsek Kedungwuni untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan menghindari amuk massa. Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian secara materi + Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dan istrinya mengalami trauma yang mendalam, selanjutnya Korban melaporkan ke Polsek Kedungwuni guna proses lebih lanjut. (Lan)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed