oleh

Tidak Mau Ambil Resiko, Polisi Ledakkan Temuan Granat Nanas

Polres Pekalongan – Kepala Bagian Operasi Polres Pekalongan Kompol Mohammad Udjir memimpin langsung peledakan granat tangan jenis nanas yang ditemukan di dekat sungai yang masih masuk Rt 5 Rw 2 Kelurahan Kajen Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Minggu (8/10/2017)

“Kami terpaksa meledakkan granat nanas tersebut karena kondisinya sudah berkarat,” kata Kompol Udjir saat memimpin peledakan garanat di Tanah bekas galian C Desa Tambakroto Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Selasa (10/10/2017) pagi tadi

Menurut Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol Mohammad Udjir , peledakan atau disposalisasi granat tersebut terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya ledakan yang tidak diinginkan.

Kondisi granat tangan jenis nanas saat di temukan sudah tidak memiliki tuas picu dan pangkal sumbu. Namun pihak Kepolisian tidak mau ambil resiko. Oleh karenanya kami berinisiatip melakukan disposal atau peledakan.

“Kami dari Polres Pekalongan sudah berkoordinasi dengan Tim Jibom dari Gegana Brimob Polda Jateng terkait pelaksanaan disposal atau peledakan temuan granat tangan jenis nanas tersebut.

Dan memang terbukti biarpun kondisi granat saat ditemukan tidak memiliki tuas picu dan pangkal sumbu menurut keterangan dari Tim Jibom Iptu Aziz bahwa granat tersebut masih aktf”, ungkap Kompol Udjir.

Prosesi peledakan tersebut sudah sesuai prosedur. Yaitu, peledakan dilakukan dalam lubang tanah kedalaman satu meter dengan lebar setengah meter.

“Lokasi sekitar juga sudah disterilkan dalam radius ratusan meter. Suara ledakan yang ditimbulkan dalam disposal tersebut sangat keras, Namun, ledakan tersebut bukan berasal dari granat nanas tersebut tetapi suara detonatornya.”

Kompol Mohammad Udjir mengatakan, jika sekali disposal, granat tersebut tidak pecah maka akan diulangi lagi sampai meledak. “Namun ternyata cukup sekali akhirnya sudah berhasil diledakkan,” katanya. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed