oleh

Tergiur Keuntungan, Seorang Pemuda Harus Berurusan Dengan Polisi Karena  Edarkan Sabu

Polres Pekalongan – Seorang pemuda  berinisial SF (32) harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap oleh anggota Sat Res Narkoba Polres Pekalongan  di depan sebuah warung di Dukuh Paesan Kebumen Kel. Kedungwuni barat Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan, Rabu (15/01/2020).

Kasat Narkoba AKP Joni Minarko, S.H  menjelaskan penangkapan SF merupakan hasil penyelidikan dari anggota sat Narkoba Polres pekalongan untuk menindak lanjuti  informasi dari warga masyarakat tentang adanya peredaran gelap Narkotika di wilayah Kec.Kedungwuni.

“Tim dari sat Narkoba Polres pekalongan pada saat melakukan penyelidikan mengamankan pelaku yang sedang duduk di depan sebuah warung sambil berkomunikasi melalui HP, karna curiga  tim langsung mendekati dan melakukan pemeriksaan dan benar di kantong kiri belakang celana yang saat itu dikenakan pelaku terdapat 2 dua) paket Narkotika jenis sabu dan selanjutnya didapat keterangan bahwa 2 (paket) narkotika jenis sabu tersebut akan diedarkan oleh pelaku kepada saudara TLE (DPO), pelaku memilih warung  sebagai tempat bertrasaksi karena agar tidak mencurigakan,” ujar AKP Joni.

Setelah tim melakukan penggeledahan di rumah SF yang tidak jauh dari lokasi warung petugas kembali menemukan 5 (lima) paket Narkotika siap edar beserta 1 satu timbangan digital merek CHQ.

S.F. dan barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

”Menurut keterangan  SF  sabu tersebut di belinya dari saudara  HR yang masih  dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Dan akan dijual lagi kepada saudara TLE juga dalam pengejaran dan masuk (DPO),” tutur Kasat Narkoba.

Sementara itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti 5 (lima) paket Narkotika jenis sabu terbungkus plastik klip transparan dimasukan didalam bekas bungkus rokok Gudang Garam Filter, 2 (dua) paket Narkotika jenis sabu terbungkus plastik klip transparan didalam kertas warna merah dimasukan didalam kotak kerok api, 1 (satu) unit HP Nokia dengan No. Simcard : 0857 4259 1417, uang tunai sebesar Rp. 60.000,- (enam puluh ribu rupiah), 1 (satu) unit Timbangan digital merk “CHQ”, 1 (satu) buah gunting, 1 (satu) buah Isolasi warna hitam dan 3 (tiga) potong sedotan runcing ujungnya yang digunakan sebagai sendok.

Atas perbutannya tersebut, SF dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, membeli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (Dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.-1.000.000.000.00 (Satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp.-10.000.000.000.00 (Sepuluh miliar rupiah). (sultan)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed