oleh

Tangkap Pelaku Pemerasaan yang Disertai Ancaman, Sat Reskrim Polres Pekalongan Gelar Ekspos Kasus

-Sat Reskrim-739 views

Polres Pekalongan –Setelah dilakukan penangkapan terhadap pelaku pemerasan dengan ancaman barang  di lapangan bebekan kedungwuni kab.pekalongan oleh  tim Leopard khususnya Buser, Sat Reskrim Polres Pekalongan gelar ekspos kasus pagi hari ini, Rabu (04/04).

Dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto, S.H beserta anggota Reskrim menjelaskan runtutan kronologi kasus pemerasaan dengan ancaman berupa barang di hadapan media bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 23 Maret 2018 sekitar pukul 21.45 Wib, pelaku melakukan pemerasan dengan ancaman barang berupa satu unit Spm Honda Vario  Wama Putih, Tahun 2018, Nopol G-4768-BK milik korban.

Pelaku melakukan pemerasan dengan ancaman berupa barang di pinggir jalan Sindoro dekat taman sebelah selatan msjid Al Muhtarom alun-alun Kajen yang ikut desa Nyamok Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan.

Pada saat korban sedang bersama dengan (S1) berboncengan mengendari SPM Honda Vario, wama putih, tahun 2018, Nopol G 4768 BK milik (P) dengan (posisi S1 membonceng) dan pada saat melintas di jalan raya belakang masjid Al Mutharom (alun-alun Kajen) yang ikut desa Nyamok Kecamatan Kajen, tiba-tiba korban dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal yang saat itu juga berboncengan menggunakan SPM (identitas SPM tidak diketahui), kemudian Korban ditodong oleh salah satu tersangka menggunakan pisau. Korban  kemudian  ditarik turun dari SPM yang dikendarai. selanjutnya, tersangka mengambil HP Samsung milik (S1) dan membawa pergi SPM Honda Vario milik Korban. Akibat kejadian tersebut Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dan (S1) mengalami kerugian Rp 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Saat anggota Sat Reskrim melakukan pemeriksaan penyidikan terhadap pelaku, pelaku benar mengakui perbuatannya tersebut dengan modus operandi tersangka mengancam Korban dengan menggunakan pisau dan kemudian meminta SPM dan HP milik korban. Pelaku terjerat pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada dan berharti-hati apabila berpergian di malam hari karena kriminalitas tidak mengenal tempat dan waktu. (agnisa)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed