oleh

Sosialisasi Virus Difteri Kepada Siswa SD oleh Anggota Bhabinkantibmas Polsek Karangdadap

Polres Pekalongan –  Wabah penyakit difteri kini mengancam seluruh provinsi di Indonesia, termasuk wilayah Kecamatan Karangdadap. Penyakit mematikan yang disebabkan bakteri berbahaya tersebut, sudah menelan korban jiwa terutama anak-anak, namun hanya sedikit warga yang mengetahui tentang jenis penyakit ini.

Kementerian Kesehatan telah menetapkan KLB (Kejadian Luar Biasa) Difteri, yang harus cepat ditanggulangi. Dengan adanya kejadian tersebut Polsek Karangdadap mengambil langkah cepat dengan turun ke Sekolah SD Negeri I Karangdadap menyampaikan sosialisasi terkait bahaya firus tersebut, dengan bermodal pengetahuan yang minim yang di peroleh dari Puskesmas Karangdadap Bripka Yulianto Bhabinkamtibmas desa Karangdadap Polsek Karangdadap bersama Brigadir Miftakhul Hudy menjelasakan kepada para siswa bahwa firus difteri sebetulnya penyakit lama yang sudah ada penangkalnya, yaitu vaksin DPT (difteri, pertusis dan tetanus). Penyakit ini pernah mewabah pada tahun 2009. Penyakit ini cepat menular sehingga penderitanya kerap diisolasi, Selasa (23/1/2018).

“Mewabahnya penyakit mematikan ini, selain disebabkan cepatnya penularan bakteri corynebacterium diptheria penyebab difteri, juga karena minimnya pengetahuan warga. Mereka menganggap anggota keluarga yang terkena penyakit ini hanya flu, radang tenggorokan atau demam biasa karena ciri-ciri atau gejala serangan mirip dengan flu. Warga lebih mengenal penyakit DBD ketimbang difteri,” ucap Bripka Yulianto.

Kapolsek Karangdadap AKP I Wayan Gelgel menegaskan bahwa sosialisasi tentang pentingnya imunisasi, pengetahuan tentang gejala penyakit serta metode penularan, supaya warga waspada serta cepat bertindak bila ada keluarga yang terserang difteri, tuturnya. (Agus Al)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed