oleh

Sejumlah Petugas Dibantu Warga Evakuasi Pemuda Yang Tenggelam Di Bendungan Kletak Kedungwuni

-Giat Ops-71 views

Polres Pekalongan – Nasib naas menimpa dua Pemuda M Khoirul Falah (17) dan Rio Akbar Detalin (15) alamat Gembong Gang Beringin Kedungwuni, Minggu (3/11). Pasalnya, kedua pemuda yang hendak mencuci sepeda motor tenggelam dan meninggal dunia di Bendungan Kletak Kedungwuni Timur.

Adapun keduanya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar sungai. Korbab berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD, PMI, Tagana, LPBI PCNU, Kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat.

Data dihimpun bahwa sebelum tenggelam, kedua korban dari rumah sekira pukul 13.00 wib berencana ke Bendungan Kletak Pesantren untuk mencuci sepeda motor. Setelah berada di lokasi sekira pukul 14.45 wib keduanya berusaha untuk mencari tempat yang cocok untuk mencuci sepeda motor.

Namun apes saat itu, Khoirul Falah terpeleset dan terjatuh ke sungai yang cukup dalam. Saat itulah korban berteriak untuk meminta pertolongan kepada temanya. Rio yang mendengar teriakan Falah berusaha untuk memberikan pertolongan pada korban, namun naas Rio juga ikut tenggelam karena diduga tidak bisa berenang.

Saat itulah warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berusaha memberikan pertolongan namun dikarenakan air cukup keruh warga sulit menemukannya. Warga akhirnya berusaha meminta pertolongan kepada petugas. Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan BPBD, PMI, Tagana, LPBI PCNU, Kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat akhirnya keduanya berhasil ditemukan sekira pukul 16.30 wib.

“Rio berhasil ditemukan sama tim SAR sekitar pukul 15.00 WIB, sedangkan Khairul berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.30 WIB,” ungkap salah seorang tim Eko Prasetyo yang ikut melakukan pencarian.

Sementara Kasubbag Humas Iptu Akrom, S.Sos.I membenarkan bahwa ada korban tenggelam di Bendungan Kletak.

“Mendengar informasi tersebut, petugas Polsek dan tim identifikasi Polres Pekalongan datang ke lokasi kejadian,” katanya.

Kasubbag Humas menambahkan dari hasil identifikasi dan pemeriksaan dokter tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika bermain di bendungan dan jika tidak bisa berenang untuk tidak berada di pinggir bendungan,” imbaunya. (Yon-Y.Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed