Beranda SATFUNG Sat Reskrim Satgas Pangan Kembali Pantau Harga Bahan Pokok di Sejumlah Pasar

Satgas Pangan Kembali Pantau Harga Bahan Pokok di Sejumlah Pasar

41
BERBAGI

Polres Pekalongan – Dalam rangka mencegah terjadinya penimbunan, Kepolisian Resor Pekalongan melalui Satgas Mafia Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) elpiji tiga kilogram dan sembako di wilayah kerjanya kemarin.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto mengatakan, sidak ini dilakukan di dua tempat yakni Pasar Kajen dan Pasar Karanganyar Kabupaten Pekalongan dengan sasaran elpiji dan sembako bekerjasama Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Pekalongan.

“Berdasarkan pengecekan yang dilakukan bersama, untuk pasokan sembako relatif aman meski terjadi sejumlah kenaikan harga. Sedang elpiji masih ditemukan adanya peningkatan konsumsi,” paparnya.

Dijelaskannya, untuk sembako beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni, telur ayam ras dari Rp 18 ribu menjadi Rp 23.500 per kilogram, beras dari Rp 10 ribu menjadi Rp 10.500 per kilogram dan ayam ras dari Rp 30 ribu menjadi Rp 34 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan tidak dibarengi dengan stok yang ada.

“Meskipun demikian tidak terjadi kelangkaan dan masih terkendali,” katanya.

Sedang untuk elpiji tiga kilogram, stoknya di lapangan didapati terbatas. Lantaran banyaknya permintaan masyarakat menjelang Natal dan tahun baru. Untuk mencegah hal tidak diinginkan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Berbagai upaya sebenarnya sudah dilakukan pihak terkait untuk mengatasi permasalahan elpiji ini, salah satunya dengan adanya penambahan dan menggelar operasi pasar,” ucapnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar mengatakan, tidak hanya di Kabupaten Pekalongan sejak beberapa pekan terakhir ini terjadi kelangkaan gas melon. Untuk itu sidak ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi hal tidak diinginkan, seperti adanya makanan yang kedaluwarsa.

“Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan segan-segan menindak pelaku baik sembako maupun elpiji,” tegasnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas garam dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.000 per kemasan, daging sapi dari Rp 105 ribu menjadi Rp 115 ribu per kilogram, gula pasir dari Rp 11 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram.(agnisa / SM)

Editor : Humas Polres Pekalongan

BERBAGI