oleh

Saluran Limbah Çucian Jeans Pegadentengah Akhirnya Ditutup Warga

Polres Pekalongan – Dinas Lingkungan Hidup saudara Pratomo, Kabid Gakda Kabupaten Pekalongan Slamet Riyanto, Kabid Binwasluh Kab. Pekalongan bapak Riyanto, Camat Wonopringgo Rachmawati S.IP, M.M., Kepala Desa Pegadentengah Hj. Khaeriyah, Kapolsek Wonopringgo Iptu Akhmat Fauzi, Danramil Wonopringgo Kapten Inf. Soenarto, ikut menyaksikan tokoh masyarakat dan warga Desa Pegadentengah kurang lebih 200 Orang melakukan penutupan saluran pembuangan limbah cucian jeans yang mengaliri sungai Gaden, Kamis (19/09/2019).

Koordinator massa Zamruddin mengagendakan penutupan pembuangan limbah jeans yang mengalir ke sungai sejumlah 6 pemilik usaha laundry jeans yang berada di Desa Pegadentengah yaitu milik H. Bambang Sutikno, Moh. Slamet Irfani, Karim, Anwar, H. Turyono, H. Taqim dan H. Makmur.

Massa menutup saluran sangat beralasan yaitu sudah 2 kali pertemuan di balai desa Pegadentengah dengan kepala desa dan pemilik cucian. Kedua semua pemilik cucian tidak memiliki dokumen ijin pengoperasian dan yang ketiga bau tak sedap sangat menggànggu warga sekitar terutama sepanjang tepian aliran sungai.

Koordinator massa zamrodin rencananya akan menutup semua saluran pembuangan limbah yang mengalir ke sungai Gaden dan àpabila masih beroperasional pihak pemilik cucian akan membuat saluran tertutup ke sungai besar atau menggunakan angkutan penyedot limbah. Selama penutupan saluran berlangsung tidak ada perlawanan dari pemilik dan warga pun dengan tertib menutup saluran dengan menggunakan adukan semen, pasir dan batu.

Pihak pemerintah dalam hal ini dinas KLH kabupaten pekalongan memberikan perhatian kepada pemilik cucian agar membuat ipal yang standar agar tidak menjadi pencemaran lingkungan dan pemerintah akan bertindak tegas kepada pemilik cucian jeans apabila tetap membuang limbah sembarangan guna mencegah terjadinya tindakan seperti ini. (tgh_but)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed