oleh

Safari Jum’at Kamtibmas Kapolsek Wiradesa di Masjid Al Barokah

Polres Pekalongan – Sudah menjadi kebiasaan Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo, S.Pd sejak awal menjabat Kapolsek Wiradesa apabila hari Jum’at selalu melaksanakan sholat Jum’at berpindah – pindah tempat, dari masjid yang satu ke masjid yang lainnya, dalam wilayah hukum Polsek Wiradesa.

Siang ini Jumat (26/10) pukul  11.30 wib-12.30 wib bertempat di masjid  Al Barokah desa Karangjati Kec.  Wiradesa Kab.  Pekalongan, Kapolsek Wiradesa melaksanakan Sajuk (Safari Jumat Kamtibmas) bersama 6 anggota Polsek.

Dalam kesempatan tersebut AKP Yorisa menyampaikan kepada jemaah untuk mengantisipasi curanmor dan kejadian kriminalitas lainnya. “Dihimbau kepada masyarakat agar berhati-hati, jangan memakai perhiasan yang berlebihan di tempat umum, parkirlah kendaraan ditempat yang aman, memasang cctv di tempat-temapt rawan dan pastikan rumah dalam keadaan dikunci ketika bepergian,” ucap AKP Yorisa.

Lebih lanjut Kapolsek menghimbau untuk selalu tertib berkendara dan berlalu lintas, memakai helm, membawa surat-surat (SIM, STNK), mematuhi rambu-rambu lalu lintas, karena itu demi keamanan pengendara itu sendiri. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama.

Beliau juga menyampaikan bagi orangtua, tokoh agama dan tokoh masyarakat agar selalu mengingatkan kepada anak-anak dan para pemuda untuk tidak mengkonsumsi minuman keras karena sangat berbahaya bagi keselamatan organ tubuh, jauhi narkoba dan selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME.

Terkait kasus pembakaran bendera HTI yang terjadi di Garut Jabar, AKP Yorisa menjelaskan bahwa yang dibakar itu memang bendera HTI, pelaku membawa bendera HTI pada saat acara peringatan hari Santri 22 Oktober 2018 di Kec. Limbangan, Garut Jawa Barat. Pada saat itu pelaku diamankan oleh banser dan bendera HTI tersebut disita, saat itu pelaku kabur dan secara spontanitas bendera HTI dibakar oleh banser dengan tujuan agar tidak digunakan lagi. Saat ini pelaku pembawa bendera HTI tersebut sudah berhasil ditangkap oleh Polda Jabar dan mengakui bahwa dia anggota HTI dan masih dimintai keteranga. Tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain yang turut serta membantu memviralkan video pembakaran bendera HTI tersebut dan mengubah judul narasi video dengan tujuan membuat perpecahan dan situasi yang tidak kondusif.

“Kita sebagai umat islam agar tetap tenang, jangan mudah terpancing isu-isu yangg memang berniat memecah belah umat islam, mari kita doakan Polri dan menunggu keterangan resmi dari Kadiv Humas Mabes Polri,” ujarnya Kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa pada tanggal 21 November 2018 desa Karangjati, kec. Wiradesa akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkades. “Kami mngingatkan agar masyarakat turut serta membantu situasi kamtibmas yg kondusif. Untuk masing-masing calon kades agar bersikap sportif dan hindari kecurangan. Silahkan menggunakan hak pilih dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Begitulah beberapa pesan Kamtibmas yang disampaikan Kapolsek Wiradesa, guna memberikan pemahaman tentang betapa pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), agar tercapai lingkungan yang aman dari segala kemungkinan gangguan yang akan terjadi, sekaligus mengingatkan kepada masyarakat sehingga tercipta situasi keamanan lingkungan yang kondusif. (krisdian)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed