oleh

Polsek Karangdadap Menangkal Hoax Di Medsos

Polres Pekalongan – Polri terus menindak tegas penyebar berita bohong atau hoax seputar penyebaran Corona, sampai pertengahan maret 2020 sudah ratusan penyebar hoax melalui media sosial ditangkap dan diproses hukum oleh aparat kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka memiliki motif yang berbeda.

Ada yang karena iseng dan bercanda, sementara beberapa tersangka lain menyebarkan hoax karena ketidapuasan mereka terhadap pemerintah

Polsek Karangdadap terus memantau aktivitas netizen di media sosial untuk mencegah penyebaran hoax dan ujaran kebencian, Sabtu (28/03/2020).

Polsek karangdadap pun punya teknik mendeteksi hoax itu lewat sejumlah kata yang berkaitan dengan isu sensitif.

“Caranya, ketika ada akun Facebook, Instagram, ataupun grup apa pun ada kalimat-kalimat yang ‘nyerempet’, kami pantau,” tegas Kanit reskrim Polsek Karangdadap Bripka Guntur.

Kapolsek Karangdadap Iptu Bambang Sutrisno, S.H mengatakan akan menindak tegas para oknum penyebar hoak sesuai dengan undang-undang ITE.

Seperti beberapa pekan lalu, Polsek Karangdadap pun tidak lepas dari penyebaran berita hoax, tentang diberikan nya ijin atas keramaian masyarakat, padahal sesuai maklumat dari Kapolri, saat ini masyarakat tidak di perbolehkan mengadakan kegiatan yang menghadirkan orang banyak

“Akan kami buru penyebar berita hoak tersebut dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku, agar tidak meresahkan masyarakat,” tegas orang no 1 di Polsek karangdadap. (andi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed