oleh

Polri dan TNI Menghadiri Musyawarah Masalah Warung Karaoke di Desa Karangsari

Polres Pekalongan – Lembaga Desa Karangasari hari melakukan musyawarah keberadaan warung karaoke yang terletak dipasar buah Desa Karangsari Kec. Karanganyar Kab. Pekalongan yang tidak ada ijinya dan menjual minuman keras, Selasa  (21/01/2020).

Rapat atau musyawarah masalah keberadaan warung karaoke tiga tempat yang operasionalnya menjual minuman keras dan musik tersebut menurut salah satu warga yang tidak mau disebut namanya mengganggu masyarakat sekitar karena selain menjual minuman keras juga banyal PL (pemandu lagu) yang datang dengan pakaian yang tidak dan bukanya warung hingga larut malam dan suara musiknya mengganggu

Akhirnya Lembaga Desa Karangsari melakukan musyawarah di balai desa yang dihadiri Kapolsek Karanganyar AKP Akhmad Taukhid, S.H., Danramil Karanganyar Kapten Arif Munajat, Kasie Trantib Kec Karanganyar Sasmito, Kepala Desa Karangsari Achwan Erfandi, Kanit Reskrim Aiptu Casminto, S.H., Babinsa Desa Karangsari Serka Wismantoko, Babinkamtibmas Desa Karangsari Brigadir Ardi Gunawan, pemilik warung / karaoke yang berjumlah 3 orang (Asmoro, Nadi dan Farid).

Kepala Desa Karangsari dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil musyawarah sebagian warga Desa Karangsari yaitu agar keberadaan warung karaoke yang menjual minuman keras atau sejenisnya agar ditutup mulai hari ini. “Alasan sebagian warga Desa Karangsari yang menginginkan ditutupnya usaha karaoke karena tidak memiliki izin dari dinas terkait, keberadaan warung karaoke tersebut sangat mengganggu / meresahkan warga Desa Karangsari,” ujar Achwan.

Sementara itu, Kapolsek Karanganyar mendukung sesuai aturan yang berlaku dan pihak Kepolisian akan menindaklanjuti sesuai dengan tupoksi seperti melaksanakan razia tipiring serta kegiatan Kepolisian lainnya. Selain itu pihak Kepolisian meminta agar semua pihak menyadari dan meminta kepada semua pihak apabila ada kegiatan agar memberi tahu kepada pihak Kepolisian misalnya aksi unjuk rasa ataupun kegiatan yang berkaitan dengan warga masyarakat.

Sebelum musyawarah ini dilakukan, sebagian warga Desa Karangsari yang diikuti takmir masjid pada hari Jum’at tanggal 17 Januari 2020 bahwa penutupan warung / karaoke yang menjual minuman keras akan diberlakukan mulai tanggal 22 Januari 2020, setelah adanya surat keputusan pihak pemilik warung karaoke saat ini akan mematuhi aturan apabila pihak pemilik karaoke tidak mengindahkan atau mematuhi / tetap beroperasi dimungkinkan akan ada aksi warga Desa Karangsari melakukan aksi. (alex)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed