oleh

Polres Pekalongan Gelar Latihan Menembak

-Giat Ops-24 views

Polres Pekalongan – Upaya untuk mengasah kemampuan, puluhan personel Polres Pekalongan melaksanakan latihan menembak di lapangan tembak Brimob kalibanger Kota Pekalongan, Rabu (17/10/2018) pagi tadi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si dan melibatkan Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi, S.H, para Kabag, Kasat dan beberapa personil Reskrim baik Polres maupun Polsek.

Kapolres Pekalongan mengatakan, bahwa latihan menembak tersebut rutin dilaksanakan, minimal satu tahun dua kali.

“Latihan ini menjadikan para personel Polres Pekalongan mahir dan lincah dalam menembak,” katanya.

Adapun senjata yang digunakan dalam latihan adalah jenis senjata api V2 dan Revolver, hal ini karena kedua jenis ini adalah Senpi yang dimiliki kepolisian, terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Pekalongan menegaskan, kepada para personel kepolisian harus senantiasa mengasah skill menembak dengan senjata api laras pendek maupun laras pajang. Tujuannya, supaya memiliki ketrampilan menembak berkualifikasi mahir.

Lebih lanjut Kapolres Pekalongan mengatakan bahwa semua anggota Polri yang dipercaya memegang senjata api harus memiliki kualifikasi mahir menembak, juga lebih bersikap bijaksana dan berjiwa matang dalam menyikapi senpi pegangannya. ”Jangan sampai terjadi salah tembak atau menembak diri sendiri, karena kurangnya pengendalian dalam mengontrol emosi diri,” tegas AKBP Wawan.

Dengan latihan menembak ini nantinya personil yang sudah mempunyai izin pinjam pakai senjata api, nantinya dapat benar-benar menguasai cara penggunaan senjata, mulai dari penguasaan teknik menembak secara benar, sampai bagaimana cara mengatur emosi diri ketika mulai mencabut senjata. Yang terpenting lagi, anggota dapat lebih terampil dalam mengambil tindakan menembak sesuai sasaran, untuk dilumpuhkan, bukan tembakan yang mematikan.

Itu semua hanya dapat diwujudkan dengan berlatih dan berlatih, supaya ketika melakukan tembak dor dapat tepat sasaran, dan tidak kemudian salah sasaran ke arah yang tidak diinginkan. ”Jangan sampai ada kejadian dor di sini, malah menjadi salah sasaran arahnya ke sebelah sana, itu tidak boleh terjadi,” tandas Kapolres Pekalongan. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed