oleh

Personil Polsek, Amankan Pertunjukan Wayang kulit Di Desa Tembelanggunung

Polres Pekalongan –  Adat istiadat dan mempertahankan budaya yang diwariskan oleh para peluhur masih di jaga dan dipertankan dengan baik serta sangat di hormati oleh warga masyarakat di wilayah hukum Polsek Lebakbarang, salah satunya yaitu dalam penghormatan dan ungkapan rasa syukur terhadap alam yang telah memberikan dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok untuk mendukung kehidupan umat manusia dan mahluk hidup lainya di muka bumi ini, rasa syukur masyarakat tersebut di wujudkan dalam bentuk acara rutin tahunan yang disebut dengan Sedekah bumi.

Tembelanggunung adalah sebuah desa kecil yang berlokasi di tepi hutan dan di lereng perbukitan masuk wilayah Kec. Lebakbarang Kab. Pekalongan. Sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan buruh sadap getah pinus milik Perum Perhutani, ada juga yang berprofesi sebagai wiraswsta dan merantau ke kota- kota besar lainya untuk mengadu nasib dan bekerja sebagai buruh pabrik dan asisten rumah tangga.

Meskipun dengan keterbatasan sosial dan ekonomi yang ada namuh dalam hal mempertahankan adat istiadat dan budaya warga masyarakatnya masih sangat patuh dan setia, seperti yang dilaksanakan pada hari Kamis, 19 September 2019 pukul 20.00 – 03.00 wib dalam rangka sedekah bumi masyarakat desa Tembelanggunung mengadakan pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Suharno dari Banjarnegara membawakan cerita “Semar mbangun kayangan”.

Pertunjukan wayang kulit tersebut dihadiri dan disaksikan oleh kurang 200 orang penonton dari warga setempat dan warga desa tetangga lainnya. Aiptu Wayan selaku Bhabinkamtibmas  bersama 2 anggota lainya melaksanakan penjagaan dan pengamanan kegiatan acara tersebut, situasi kamtibmas hingga pertunjukan wayang kulit selesai pada pukul 03.00 wib berjalan dalam keadaan aman dan kondusif. (sutrisno)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed