oleh

Patroli Di Warung Yang Biasanya Digunakan Untuk Mesum, Polisi Amankan Remaja Umur 19 Tahun

-Giat Ops-108 views

Polres Pekalongan – Diduga menyedikan kamar diduga untuk mesum, sebuah warung di Desa Krandon, Kecamatan Kesesi didatangi petugas gabungan Polsek Kesesi, Kamis (9/1). Alhasil, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial Ad (19) lantaran tidak membawa identitas.

Data diketahui, sebelum mendatangi sebuah warung dikenal dengan ‘Simu’ tersebut, banyak aduan masuk ke Polsek Kesesi, bahwa lokasi tersebut menyewakan sebuah kamar berukuran 2×1,5 meter. Adapun tarif short time berkisar Rp 30 ribu.

Berbekal aduan masyarakat tersebut, anggota dari Satuan Intel, Reskrim, Binmas dipimpin langsung oleh Kapolsek Kesesi AKP Priya sekira pukul 09.00 wib, langsung mendatangi lokasi yang dituju. Yakni Dukuh Gembiro, Desa Krandon, Kecamatan Kesesi.

Anggota yang tiba dilokasi ternyata mendapati sebuah ruangan yang sudah dipetak petak untuk disewakan. Tak hanya itu saja, anggota juga mendapati seorang remaja yang masih berusia belasan berada di lokasi.

Namun remaja tersebut ketika diminta untuk menunjukan kartu identitas tidak membawa, hingga terpaksa anggota membawa remaja tersebut ke Polsek Kesesi untuk dilakukan pembinaan. Selain itu, pemilik warung juga diminta tidak menyedikan atau menyewakan kamar.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa anggota Polsek Kesesi telah melakukan Patroli Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan ( KKYD).
Menurutnya bahwa sebelumnya, anggota mendapat informasi ada warung makanan kecil menyediakan kamar-kamar, kemudian pasangan datang hadir sendiri dilokasi.

“Saat melakukan patroli didapatkan seorang perempuan yang berada dikamar bekerja sebagai panggilan. Pada saat di TKP perempuan tersebut tidak bisa menunjukkan KTP. Kemudian perempuan dibawa ke Polsek Kesesi guna dilakukan pemeriksaan pembinaan berikut mengamankan sepeda motor,” terangnya.

Selanjutnya, kata Kasubbag Humas, anggota Polsek Kesesi bersama pemerintah desa memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada pemilik warung untuk tidak menyewakan kamar untuk berbuat mesum. Petugas mempersilahkan untuk berjualan makanan saja tetapi tidak menyewakan kamar dengan dibuktikan membuat surat pernyataan.

“Sedangkan orang tua remaja yang dibawa ke Polsek Kesesi, orang tua dan kepada desa kita panggil untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga. Dari keterangan orang tua ternyata
anak perempuanya diketahui sudah 15 hari tidak pulang,” terangnya.

Untuk itu Kasubbag Humas mengimbau kepada masyarakat agar berjualan atau membuka warung sewajarnya. Jangan menyedikan tempat atau kamar, karena hal tersebut bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas. (TR-Y.Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed