oleh

Order Fiktif, Karyawan CV Pelita Hati Dipolisikan

-Giat Ops-1.368 views

Polres Pekalongan -Lantaran kedapatan melakukan order fiktif ditempat kerja, yaitu CV Pelita Hati, seorang mantan karyawan Suharno (33), mantan alamat Gg Belimbing Kelurahan Tegal Rejo, Pekalongan Barat Kota Pekalongan terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersangka kini dikenakan pasal 378 dan atau 374 KUHP.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom menyatakan bahwa penggelapan terjadi pada kurun waktu Agustus 2017 sampai September 2017. Bermula pelapor Casmuri (32) di telfon
Hariro (56) alamat Desa Wonosari, Doro untuk menanyakan barang orderannya kenapa tidak kunjung dianter.

Mengetahui hal tersebut, kemudian Casmuri menjawab tidak ada orderan atas nama Hariro yang masuk. Dengan kejadian itu, Casmuri juga menjelaskan bahwa orderan Hariro sebelumnya juga belum dibayar.

Kemudian Hariro menjelaskan bahwa orderan sebelumnya sudah di bayar lunas melalui Suharno. Atas hal tersebut kemudian Casmuri menanyakan kepada Suharno dan mengecek ke pelanggan-pelanggan yang ditangani oleh pelaku, di antaranya pelanggan/toko milik Hariro, Nanda dan Matori yang letaknya berjauha.

Setelah Casmuri mengecek, ternyata menemukan bahwa uang setoran dari pelanggan oleh pelaku tidak di setorkan ke perusahaan dan juga Casmuro mendapati pelaku telah melakukan order Fiktif.

“Atas kejadian itu akhirnya pihak CV Pelita Hari melaporkan ke Mapolsej Wiradesa. Sementara anggota yang mendapat laporan langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksin,” terangnya.

Dengan adanya sejumlah barang bukti, yaitu dalam kurun waktu bulan Agustus 2017 sampai bulan September 2017 berupa 1 Lembar nota manual dan 6 Lembar nota order, akhirnya pelaku diamankan.

“Atas kejadian tersebut CV Pelita Hati mengalami kerugian sebesar Rp. 29.390.051,-. Adapun tersangka kini harus meringkuk dibalik jeruni besi guna mempertanggungjawabkan perbuatanya,” imbuhnya.(Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed