oleh

Operator Setum Ditetapkan Jadi Tersangka, Lantaran Lalai Mengakibatkan Orang Meninggal Dunia

Polres Pekalongan – Penyidik Lakalantas Polres Pekalongan menetapkan operator Setum, Parnoto (49) menjadi tersangka dalam kecelakaan di Depan Pasar Wonopringgo, kemarin. Adapun anggota kini telah mengamankan sejumlah alat bukti dalam kecelakaan maut Jumat (12/10) kemarin.

Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby Anugerah Rachman, S.I.K, Selasa (16/10) menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan anggota di lapangan operator setum lalai dalam mengemudikan alat beratnya. Selain itu dari olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP) operatorlah yang salah.

“Dari olah TKP menyimpulkan opertor setum ditetapkan jadi tersangka karena lalai dalam menjalankan alat beratnya,” kata dia.

Menurut Kasatlantas, dari hasil klarifikasi dari pihak PT, ternyata Setum tersebut akan dipindahkan dari Wonopringgo ke Setono. Seharusnya dalam memindahkan alat berat tersebut dinaikan ke kendaraan. Sehingga tidak membahayakan orang lain.

“Untuk operator kemarin langsung diamankan bersama Setum dan sepeda ontel milik korban,”imbuhnya.

Naas menimpa seorang pedagang, Imaroh (50) asal Dukuh Blumbang Desa Jetak Lengkong Kecamatan Wonopringgo, Jumat (12/10) pagi. Pasalnya, ia tewas seketika lantaran terlindas alat berat (Setum) disaat hendak menyeberang di Jalan Raya depan Pasar Wonopringgo.

Dari hasil pemeriksaan bahwa kecelakaan terjadi sekira pukul 10.00 wib, tepatnya di depan Pasar Wonopringgo. Korban yang merupakan seorang pedagang sayura usai belanja untuk membeli barang daganganya. Setelah semua barang dagangan tercukupi, dan seperti biasa ditata dengan rapi di ranjang belakang sepeda ontel korban langsung bergegas untuk pulang.

Ketika hendak pulang, kondisi jalan yang sedang dalam perbaikan, terdapat hilir mudik sejumlah alat berat yang digunakan untuk mengaspal jalan. Korban dengan menaiki sepeda ontelnya melaju pelan kearah utara.

Saat bersamaan dari arah selatan ke utara, melaju alat berat setum yang digunakan untuk pengaspalan jalan dikendarai oleh Parnoto (48) warga Desa Kedawung, Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Diduga karena sang pengemudi Setum lalai kurang memperhatikan bagian depan jalan, akhirnya menyerempet sepeda korban.

Ironisnya, korban langsung terjatuh tepat didepan ban alat berat, hingga akhirnya sebagian badan korban terlindas hingga tewas seketika. Sedangkan pengemudi Setum yanh diduga lalai tidak sempat menginjak rem.

Dengan kejadian itu, sejumlah barang dagangan korban berserakan dan warga yang melihat kejadian itu berusaha untuk memberikan pertolongan. Namun dikarenakan korban meninggal dilokasi, akhirnya warga menghubungi aparat kepolisian.(Yon-Y.Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed