oleh

Nekat Menjadi Kurir Psikotropika Jenis Obat Riklona, Seorang Pemuda Ditangkap Satuan Reserse Narkoba

Polres Pekalongan – Kepolisian Resor Pekalongan melalui Satuan Reserse Narkoba malam tadi berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga menjadi kurir psikotropika jenis obat Riklona, Kamis (5/4/2018).

Adapun pelaku yang berhasil ditangkap dan diamankan petugas bernama Syarifudin A, 21 tahun merupakan seorang pedagang yang tinggal di Dukuh Gembong Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni kabupaten Pekalongan.

Penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang laki-laki dengan ciri-ciri tangan dan kaki bertato serta rambut disemir kuning yang sering membawa obat di wilayah Desa Podo kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan untuk menindak lanjuti informasi tersebut.

Ssetelah melakukan penyelidikan petugas menemukan seorang laki – laki dengan ciri – ciri mirip yang di informasikan oleh warga tersebut membonceng sepeda motor Yamaha Vega hitam dan melintas di jalan raya Desa Podo Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Petugas selanjutnya memerintahkan sepeda motor tersebut untuk berhenti, namun pengendara malah menambah laju kendaraan tersebut sehingga pemboncengnya terjatuh sedangkan pengendara sepeda motor Yamaha Vega tersebut melarikan diri.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Tersangka memberikan keterangan bahwa telah membawa (delapan) butir obat Riklona namun sempat dibuang terlebih dahulu pada saat diperintahkan untuk berhenti. Kemudian petugas memerintahkan Tersangka untuk menunjukan obat Riklona tersebut dan 8 (delapan) butir obat Riklona di temukan di pojok depan halaman rumah warga, selanjutnya terlapor dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Pekalongan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas AKP M. Dahyar menghimbau kepada salah satu pelaku yang berhasil melarikan diri untuk segera menyerahkan diri kepada petugas. Untuk identitas pelaku tersebut sudah di ketahui dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pekalongan.

“Dalam kasus tersebut Tersangka Syarifudin A akan diancam dengan pasal Pasal 62 UU RI No : 5 Th 1997 tentang Psikotropika , dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,-.”, tambah Kasubbag Humas AKP M Dahyar. (Yuli-Er$hi)

Komentar

News Feed