oleh

Mediasi Masyarakat Forum Peduli Desa Sumublor Sragi Berlangsung Aman

-Plsek Sragi-266 views

Polres Pekalongan – Bertempat di kantor balai desa Sumublor kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan, pada pukul. 09.00 wib sampai dengan pukul.12.00 wib telah dilaksanakan acara musyawarah mediasi dan klarifikasi antara Pemdes Sumublor dengan warga masyarakat yang tergabung kedalam Forum Peduli Desa Sumublor, Senin (06/01/2020) siang.

Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya sebagai berikut : Camat Sragi Drs. H. Hazanudin beserta Kasi Trantib ibu Yani, Kapolsek Sragi AKP Sumantri, S.H. beserta anggota, Kasat Intelkam Polres Pekalongan AKP Susilo Kalis Rubiyono, satu regu Dalmas Polres Pekalongan, Danramil 11 Sragi Kapten Inf. Riyanto bersama satu regu anggota TNI, Kepala Desa Sumublor Karso, Mantan Kepala Desa Sumublor Bambang, Ketua BPD Siswanto, Perangkat Desa Sumublor, serta warga masyarakat kurang lebih 150 orang.

Sebagaimana diutarakan oleh perwakilan warga masyarakat desa Sumublor bapak Sukomo Ari Sasongko, tuntutan warga adalah sebagai berikut : Pelunasan dan Transparansi Tunggakan Pembayaran PBB dari periode tahun 2013 – 2018 serta Penyelesaian Pengecoran Jalan sepanjang 200 meter. “Kami berharap masalah ini bisa terang benderang, khususnya kepada perangkat desa kami ingin mengetahui berkaitan menunggaknya PBB dari tahun 2013-2018, kemudian tindak lanjut mantan kades mengenai pengecoran jalan sepanjang 200 meter yang belum selesai dikerjakan”, ujarnya.

Sambutan dari Camat Sragi, “Saya mengetahui apa yang menjadi unek-unek berkaitan dengan PBB desa Sumublor, yang intinya ada laporan unjuk rasa dengan Korlap Joko Wahyono. Saya selaku Camat mengucapkan terima kasih karena era sekarang eranya masyarakat, kedepan Kepala Desa Sumublor harus mengambil sikap terhadap Petugas penarik pajak dengan jalan diberikan tenggang waktu berkaitan dengan pelunasan PBB tersebut dan apabila tidak lunas maka Kepala Desa bisa menerbitkan Surat Peringatan dan seterusnya. Mekanisme yg ada, masyarakat laporan ke BPD, lalu BPD klarifikasi ke pemdes, lalu dari hasil tersebut disampaikan ke masyarakat apabila masyarakat kurang puas terhadap hasilnya bisa melakukan aksi unjuk rasa”, ucap H. Hasanudin.

Kemudian sambutan dari Kapolsek Sragi, “Saya sudah mendengar lama namun karena belum ada pengaduan dari warga masyarakat maka kami belum melaksanakan penindakan. Pemberhentian Perangkat Desa tidak bisa serta merta tapi harus mengikuti prosedur mekanisme aturan yang ada. Berkaitan dengan penegakan hukum kami bisa terapkan kepada siapapun termasuk Perangkat Desa dan Mantan Kepala Desa Sumublor. Harapan kami warga masyarakat bisa bersabar hormati dan ikuti proses aturan yang berlaku terhadap permasalahan yang sedang terjadi sekarang ini, jangan sampai bertindak anarkis yang justru menimbulkan kerugian terhadap semua pihak”, himbau AKP Sumantri.

Adapun hasil musyawarah mediasi pada siang hari ini meliputi : Yang pertama mengenai penyelesaian tunggakan PBB periode tahun 2013-2018 dengan jumlah total sebesar 142 juta rupiah akan diambil alih oleh Kepala Desa Sumublor dengan jalan akan memberikan Sanksi sesuai tahapan dari Surat Peringatan 1 dan seterusnya hingga tahap pemecatan atau pidana jika tidak bisa melunasi, sehingga Perangkat Desa Sumublor harus segera melunasi tunggakan PBB tersebut paling lambat tanggal 31 Januari 2020. Kemudian yang kedua kepada Mantan Kepala Desa Sumublor bapak Bambang sanggup untuk menyelesaikan pekerjaan pengecoran jalan sepanjang 200 meter dan bersedia mengembalikan uang PBB yang telah dipakai.

Kegiatan sendiri ditutup dengan Deklarasi oleh seluruh Perangkat Desa Sumublor untuk meningkatkan mutu kinerja dihadapan warga masyarakat disaksikan Muspika Sragi dan tamu undangan. Selama acara musyawarah berlangsung sampai dengan selesai berjalan aman, tertib, dan kondusif. (riF_ttnt)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed