oleh

Mediasi dan Kekeluargaan Cara Terbaik penyelesaian Masalah oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kedungwuni

POLRES PEKALONGAN – Bhabinkamtibmas dituntut dapat menunjukan fungsi dan peranya sebagai ujung tombak Polri yang ada di tengah masyarakat, harus peka pada setiap permasalahan yang ada di masyarakat. Begitu juga halnya dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedungwuni Timur, di Mapolsek Kedungwuni telah memediasi permasalahan di warga binaanya, Rabu (27/09).

Problem Solving / pemecahan masalah di wilayahnya yaitu perihal perselisihan yang terjadi pada warganya, yaitu waktu kejadian hari Rabu, 26 September 2017 di Dukuh Kranji Kelurahan Kedungwuni Timur Kec Kedungwuni telah terjadi pengrusakan rumah yg dilakukan oleh sdr. aris, terhadap korban an. sawali dimana antara pelapor dan terlapor merupakan tetangga.

Adapun penyebab dari pengrusakan tersebut adalah terjadi kesalahpahaman antara pelapor dan terlapor yang dipicu pelapor menuduh terlapor sudah melempari rumah korban, terlapor ditegur oleh pelapor sehingga terlapor tidak terima dan menemui perlapor yang sedang berada didalam rumahnya selanjutnya terjadi pertengkaran hingga terjadi pengrusakan pagar rumah pelapor atas kejadian tersebut korban tidak terima dan bermaksud melapor ke Polsek Kedungwuni .

Saat mendengar ada kejadian tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Kedungwuni Polres Pekalongan Polda Jateng mendatangi lokasi dan mengajak kedua belah pihak ke Mapolsek Kedungwuni.

Oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kedungwuni BrigadirAgung, S.H disarankan kiranya permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan mengingat antara pelapor dan terlapor merupakan tetangga dekat yang tiap hari bertemu, dan atas saran tersebut korban selaku pelapor meminta / bersedia diselesaikan secara kekeluargaan / mediasi dan ditengahi oleh Bhabinkamtibmas kelurahan Kedungwuni Timur.

Sebelumnya pihak terlapor telah diberikan pemahaman bahwa perbuatanya salah dan dapat dihukum sehingga sewaktu dipertemukan keduanya telah memahami terutama pihak terlapor telah menyadari kesalahanya dan bersedia meminta maaf kepada pelapor/korban, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya selanjutnya korban telah menerima permohonan maaf dari terlapor dan menganggap permasalahan tersebut merupakan kesalahpahaman saja. (dhita)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed