oleh

Masyarakat Paninggaran Dengan Penuh Kesadaran Melakukan Aksi Deklarasi Damai Bersepakat Menolak Demo Anarkis

Polres Pekalongan – Menjadi perhatian dan keprihatinan kita bersama bahawa aksi demonstrasi oleh elmen buruh, mahasiswa dan masyarakat beberapa waktu lalu berakhir dengan tindakan atau perbuatan anarkis dimana perbuatan tersebut dilakukan baik secara individu atau kelompok yang kemudian melakukan vandalisme, pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum, bahkan perbuatan melawan petugas dan merusak fasilitas sarana dan prasarananya seperti kendaraan dinas kepolisian, yang kemudian menimbulkan baik korban jiwa dan harta benda.

Pada era dan sistem demokrasi yang dianut oleh negara kita, aksi atau kegiatan demo yang dilakukan oleh individu dan kelompok adalah sebuah hal yang wajar untuk menyampaikan aspirasi/ pendapat/ gagasan terhadap pihak – pihak pengampu kepentingan seperti pemerintah, dan kegiatan demo tersebut telah diatur dan dijamin oleh konstitusi negara.

Namun demikian kegiatan demo harus dan wajib mengikuti dan sesuai dengan aturan serta regulasi yang ada. Peserta atau kegiatan demo dilarang dilangsungkan pada hari libur keagamaan dan hari libur nasional, peserta dan kegiatan demo dilarang mengganggu ketertiban umum dan hak asasi yang lain, selanjutnya kegiatan dan aksi demo dilarang melakukan perbuatan melawan hukum seperti, pembakaran, pengrusakan dan penjarahan.

Patut disayangkan bahwa kegiatan demo beberapa waktu lalu terkait UU Cipta Kerja telah didapati fakta bahwa aksi tersebut telah ditunggangi dan disusupi oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab, dan berakhir dengan kerusuhan dan perilkau anarkisme, sehingga berakibat menimbulkan korban jiwa dan harta benda di beberapa daerah di Indonesia.

Melatar belakangi kejadian tersebut, sebagai putra putri bangsa kita berkewajiban tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan, dan bersepakat untuk menolak segala bentuk aksi demonstrasi anarkis, dan aksi perbuatan melawan hukum yang dapat mengganggu ketertiban umum. Seperti halnya yang dilakukan oleh Forkopimcam Paninggaran Kab. Pekalongan bersama segenap elmen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa dan pelajar kemudian dengan penuh kesadaran bersepakat untuk menolak segala bentuk aksi dan kegiatan demo anarkis dan menjaga situasi kamtibmas yang aman, kondusif dan sehat khususnya di wilayah Paninggaran, Kab. Pekalongan. Kegiatan deklarasi dmai tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 19 Oktober 2020 pukul 08.30 wib sampai selesai di halaman kantor kecamatan Paninggaran.

Camat Paninggaran Dra. Siti Arofah Kapolsek Paninggaran Iptu Nurcholis, dan Danramil 13 Paninggaran menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk bersama – sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan menolak segala bentuk perbuatan, ujaran, hoaks yang menciptakan permusuhan dan perpecahan masyarakat.

Kamtibmas kondusif, masyarakat produktif demi tercapainya Indonesia Maju. (humas SekPng_sigit. S)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed