oleh

Kebakaran Lahan Tebu Di Desa Watu Gajah Gegerkan Warga, Kapolsek Beserta Anggota Ikut Serta Memadamkan Api

Polres Pekalongan – Tanaman dan daun tanaman tebu kering sehabis ditebang di Dukuh rowobulus Desa watugajah Kecamatan Kesesi Kabupaten pekalongan, terbakar pada Selasa (25/09/2019) malam.

Kebakaran itu menggegerkan warga sekitar karena beberapa bagian lahan yang terbakar cukup dekat dengan perumahan warga.

“Kebakaran diketahui kira-kira saat Magrib tadi. Sepertinya kebakaran dari bagian timur merembet ke barat. Angin yang bertiup dari arah barat ke timur,” ujar salah seorang warga setempat, sugiyanto, ketika ditemui di lokasi kejadian.

Awalnya warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya seperti menyiram api dengan air di ember dan sebagainya. Namun karena angin bertiup cukup kencang dan objek yang terbakar dedaunan kering, api dengan cepat menjalar searah dengan arah angin yaitu ke barat.

Pemadaman api bisa sedikit efektif ketika mobil pemadam kebakaran dari kabupaten pekalongan tiba di lokasi ikut memadamkan api. Setidaknya satu unit mobil pemadam kebakaran memadamkan api yang dikhawatirkan menjalar ke permukiman.

Karena luasnya lahan yang terbakar dan sulit dijangkau, mobil pemadam kebakaran berjaga-jaga di dekat permukiman. Saat memadamkan api petugas pemadam kebakaran dibantu puluhan sukarelawan dan anggota polsek kesesi  menyemprotkan air dari mobil pemadam kebakaran.

Kapolsek kesesi AKP Priya, S.H mengatakan, kebakaran tanaman tebu dan dedaunan tebu sehabis ditebang terjadi di Dukuh rowobulus Desa watugajah Kecamatan kesesi Kabupaten pekalongan. Meski tak mengakibatkan korban jiwa, warga sempat khawatir api akan merembet ke permukiman.

Sementara itu salah seorang warga setempat, sugiyanto mengatakan saat awal terjadi kebakaran, angin bertiup cukup kencang. Karena itu api dengan cepat membakar dedaunan kering di lahan.

Dia memperkirakan lahan yang terbakar kira-kira lima hektare. “Yang terbakar daun-daun tebu kering sehabis tebunya ditebang. Karena itu tidak heran kalau api cepat merembet ke berbagai penjuru. Apalagi angin yang bertiup cukup kencang,” ujarnya. (beni_tulus)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed