oleh

Kapolsek Paninggaran Laksanakan Rapat Dinas

Polres Pekalongan – Kapolsek Paninggaran AKP Priya, S.H melaksanakan rapat dinas yang dihadiri oleh Camat Paninggaran Sutanto Hadi, M.M,  Danramil Paninggaran Kapten Hadi Wahyudi,  kepala Perhutani BKPH Paninggaran John Wahyudi Tri Susilo, Kepala PGT Domiyang Suwarto,  kepala pabrik teh Pagilaran Unit Kaliboja Dian Wikanto serta para kepala desa se Kecamatan Paninggaran, rapat tersebut dilaksanakan di Aula Polsek Paninggaran,  Selasa (15/05/2018).

Camat Paninggaran Sutanto Hadi, M.M mengapresiasi langsung kepada Kapolsek Paninggaran karena lokasi rapat dinas dilaksanakan di Polsek Paninggaran sehingga prosentasi kehadiran dari rekan – rekan kepala desa sangat tinggi,  disisi lain Danramil Paninggaran Kapten Hadi Wahyudi memberikan gambaran situasi Nasional yang masih menjadi trend yaitu aksi terorisme baik kejadian di Mako Brimob dan Surabaya.

Dalam kesempatan rapat dinas disampaikan pula sosialisasi Undang Undang RI nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dari Kepala Perhutani BKPH Paninggaran,  Kerja samanya kepada seluruh kepala desa se Kecamatan Paninggaran dimana wilayahnya memiliki kawasan hutan agar mengetahui apa yang harus dilakukan terkait turut serta menjaga kelestarian hutan termasuk dalan hal mengeluarkan surat keterangan asal usul kayu pungkas John Wahyudi Tri Susilo.

Ustadz Masrukin sebagai tokoh agama paninggaran dari unsur pemuda anshor mengutuk keras atas kejadian terorisme di Mako Brimob dan Surabaya,  pada zaman Rosulullah terdapat kaum kafir yang terdiri dari dua jenis yaitu kafir dzimmi dan kafir murni, kepala desa agar waspadai warganya yang masuk kedalam pondok pesantren, pelajari dan pahami betul latar belakang pondok pesantren tersebut jangan sampai anak santri kita salah masuk pondok pesantren.

Terkait Terorisme bahwa yang mempunyai kewenangan secara detail menyampaikan adalah Kapolri atau Humas Mabes Polri, terorisme dari kata teror yang artinya membuat rasa takut, cemas, sebarkan kebencian, ciptakan permusuhan, ciri pelaku terorisme pertama dibai’at agar sesuai dengan idiologi, kedua mengkafirkan yang berbeda dengan fahamnya, tidak identik jenggot atau celana cingkrang.

Pelaku terorisme yang melakukan bom bunuh diri jangan kaitkan dengan agama islam, ancaman terorisme itu nyata, antisipasi terorisme bagi para kepala desa dengan meningkatkan tamu wajib lapor dan apabila ada tamu yang berperilaku mencurigakan agar segera laporkan ke polsek jangan dikeroyok, sikap TNI/Polri bersama rakyat tidak ada keraguan melawan pelaku terorisme.

Jelang Bulan Ramadhan apabila ada wilayahnya terdapat peredaran minuman keras, petasan agar segera laporkan ke polsek paninggaran,  malam takbir kita minimalisir kejadian pawai yang tidak bermanfaat dan pengamanan sholat idul fitri ditiap – tiap masjid jami’.

“Titik perbatasan wates Kaliboja pada ops ramadaniya 2018 akan didirikan Sub Pospam arus mudik balik,  kerja samanya kepada semua unsur agar membantu dan mendukung,  perlibatan personil Koramil,  linmas, banser, tokoh pemuda,” pungkas Kapolsek Paninggaran. (ali s)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed