oleh

Kapolsek Karangnyar Memberikan Penyuluhan Kepada Siswa Tentang Bahaya Narkoba

Polres Pekalongan – Kapolsek Karanganyar AKP Akhmad Taukhid, S.H beserta Kanit Bimmas Aiptu Dian Mashabi dan Babinkamtibmas Brigadir Indra Amaludin Kamis tanggal 18 Juli 2019 pukul 20.00 wib memberikan penyuluhan tentang Bahaya Narkoba kepada siswa-siswi SMA PGRI 2 Kajen yang sedang melaksanakan Kemah di lapangan Desa Gutomo Kecamatan Karanganyar Kabpaten Pekalongan.

Kapolsek mengatakan bahwa bahaya Narkotika (Narkotika Phikotropika dan Bahan Aditif berbahaya lainya), penggunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang dikalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membayahakan berlangsunya hidup bangsa dikemudian hari.

Dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa akan digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf, akhirnya tidak bisa berfikir jernih sehingga menyebabkan harapan bangsa akan tinggal kenangan. Sasaran narkoba kebanyakan generasi muda dan pelajar yang berusia antara umur 11 tahuan sampai dengan 24 tahun .

“Hal tersebut akan mengincar anak didik kita semua kapan saja dan apabila dikonsumsi menimbulkan ketergantungan yang hebat dan Narkotika berasal dari tanaman tiga jenis  yaitu : Candu, ganja, koka,” ujar AKP Taukhid.

Kapolsek menambahkan bahwa ketergantungan yaitu keadaan yang mendorong seseorang untuk mengkomsumsi obat-obatan terlarang secara berulang-ulang dan berkesinambungan dan apabila tidak melakukan itu akan menimbulkan dia akan keragihan  (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh manusia.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja diantaranya perubahan dalam sikap kepribadian, sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran, mudah tersinggung dan cepat marah, sering mengusap, mengamuk dan malas – tidak memperdulikan kesehatan diri serta suka mencuri untuk membeli narkoba.

“Upaya pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama dalam hal ini adalah orang tua, guru dan masyarakat harus berperan aktif mewasdai ancaman narkoba terhadap pelajar dan remaja,” tegas AKP Taukhid.

Apabila mengkomsumsi narkoba ketangkap dengan aparat penegak hukum akan di proses sesuai dengan Undang – Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika , pengguna maupun pengedar ancaman hukumnya sangat berat apabila itu terjadi sehingga pemuda harapan bangsa akan pupus / hilang maka jangan coba-coba narkoba. (alex)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed