oleh

Kapolsek Karanganyar Menghadiri Sosialisasi Penjaringan Perangkat Desa Pododadi 

Polres Pekalongan – Kapolsek Karanganyar AKP Akhmad Taukhid, S.H didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Achmad Muhlisin telah menghadiri sosialisasi penjaringan perangkat desa di balai desa Pododadi Kec. Karanganyar Kab. Pekalongan, Senin (24/02/2020).

Hadir dalam acara tersebut adalah Camat Karanganyar Drs. Elyas Setino, Kepala Desa Pododadi Bpk Achwan Samiaji, Danramil Karanganyar yang diwakili Serda Hasan Basari, BPD, LPMD, Tomas, Toga, Toda beserta tamu undangan lima puluh orang.

Sambutan Kepala Desa Pododadi di Desa Pododadi ada dua kekosongan perangkat desa diantaranya Kadus Kempong dan Kadus Pawitro dalam kegiatan sosialisasi silahkan diikuti semoga bisa membuahkan hasil sesuai dengan keinginan bersama.

Camat Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan Desa Pododadi ada dua formasi penjaringan dan penyaringan perangkat desa yaitu Kadus Kempong dan Kadus Pawitro. Sesuai dengan perbup No. 22 th 2018 jumlah pansel terdiri dari 5 orang ketua Pansel dari Sekretaris desa, sekretaris Pansel dari unsur perangkat, bendahara Pansel dari unsur perangkat desa dan anggota Pansel dari dua orang tokoh masyarakat yang bisa mendaftar menjadi calon perangkat desa yaitu penduduk setempat dan berdomisili di daerah tersebut kalau dari luar daerah bisa mendaftar namun harus membuat surat pernyataan kadus harus tinggal dan berdomisili di daerah tersebut. Adapun persyaratan calon perangkat desa adalah sebagai berikut warga Negara Indonesia, berpendidikan paling rendah SMU/Sederajat berusia minimal umur 20 tahun sampai dengan maksimal umur 42 tahun, memenuhi kelengkapan administrasi, untuk seleksi penjaringan perangkat desa ada 3 tahap meliputi tes tertulis, tes wawancara, praktek komputer.

Sambutan Kapolsek Karanganyar yang perlu diperhatikan adalah waktu pendaftaran, untuk waktu pendaftaran hanya tujuh hari setelah pengumuman apabila pendaftaran hanya satu orang waktu akan ditambah menjadi tiga hari jadi totalnya ada sepuluh hari, yang perlu diingat jangan sampai kepala desa memilih perangkat desa yang memihak kepada kepala desa pada saat pemilihan Kepala Desa jadi yang menjadi pedoman adalah nilai terbaik dan bukan karena uang.

Adapun pasel adalah ketua Arifin, sekretaris Suharjo, bendahara Kasmuti dengan anggota H. Sumaeri serta Edityas. (alex)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed