oleh

Kapolsek dan Forkopimda Hadiri Apresiasi Seni Budaya dan Festival 1.000 Cangkir Gratis Kopi Kroyakan Tahun 2019

Polres Pekalongan – Bertempat di lokasi wana wisata Curug Tirta Muncar Desa Mesoyi Kecamatan Talun telah dilaksanakan apresiasi seni budaya dan festival 1.000 cangkir gratis kopi Kroyakan tahun 2019, Sabtu (21/09/2019) pukul 09.30 wib.

Hadir dalam kegiatan Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, S.H.,M.Si, Asisten 1 Kabupaten Pekalongan Drs. ali Riza, M.Si, kepala Dinporapar Bambang Irianto, Camat Talun Suprayitno, S.Sos, M.A., Kapolsek Talun Iptu Edi Yuliantoro, S.H., Sekcam Talun Drs. Mores Irson Kubela, Kabid Humas Dinas Komunikasi dan Informatika, ADM Perhutani KPH Pekalongan Timur Joko Santoso, S.Hut, kepala Desa se Kecamatan Talun serta siswa-siswi SD, SMP dan SMA se Kecamatan Talun.

Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan mengatakan lokasi wana wisata Curug Tirta Muncar ini nantinya akan kita kelola agar menjadi lebih baik lagi.

Bupati menambahkan hutan Kroyakan disini merupakan habitat owa Jawa, harimau dan ular sehingga mari kita rawat hutan ini seperti menjaga tanaman, kalau ada orang berburu binatang segera diingatkan.

“Alhamdulilah saya dapat laporan dari Bapak Camat bahwa festival kopi Kroyakan yang disediakan awalnya 1.000 cangkir gratis ternyata habis dan menjadi 1.500 cangkir hal ini membuktikan antusias warga,” ucap Bupati.

Bupati berpesan agar bersama – sama menjaga situasi kamtibmas disini telah hadir Kapolsek Talun beserta anggotanya yang senantiasa siap melayani masyarakat semua dan saya ucapkan terima kasih kepada Kapolsek Talun yang telah membantu jalannya acara ini berjalan lancer.

“Juga kepada Pokdarwis agar mengelola dengan baik dan merawatnya, selain itu juga agar Pokdarwis dan pengunjung peduli akan sampah, persiapkan tempat sampah,” lanjutnya.

Kapolsek Talun Iptu Edi Yuliantoro yang memimpin pengamanan dan patroli sekaligus monitor kegiatan pengamanan ini tidak hanya sekedar monitor dan patroli saja, namun juga memberikan himbauan-himbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun hal yang tidak diinginkan lainnya.

Iptu Edi Yuliantoro mengatakan dengan kehadiran Polisi di Obyek Wisata, masyarakat merasa aman dan tenang, serta mencegah niat pelaku untuk melakukan tindak kejahatan.

“Tempat wisata merupakan tempat yang rawan adanya tindak kejahatan, adanya niat dan kesempatan para pelaku di tempat obyek wisata dapat menggangu kenyamanan masyarakat yang akan menikmati liburan, karena dengan banyaknya pengunjung di tempat wisata tanpa kehadiran Polisi adalah sasaran empuk bagi para pelaku tindak kejahatan,” ujarnya.

Kasi Humas Polsek Talun juga menghimbau kepada para pengunjung untuk selalu berhati-hati dengan barang bawaan dan juga untuk memarkir kendaraan di tempat yang aman. (Humas Talun)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed