oleh

Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Polsek Kandamgserang Hadiri Sosialisasi Desa Tanggap Bencana

Polres Pekalongan – Bertempat di aula Balai Desa Garungwiyara Kecamatan Kandangserang, Kapolsek Kandangserang IPTU Suradi Bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Sugito mengikuti sosialisasi dan pembentukan desa tangguh bencana, Senin (24/02).

Hadir dalam giat tersebut antara lain Kepala Desa Garungwiyara beserta perangkatnya, Kepala pelaksana BPBD Prov dan Kab beserta anggota, toga/tomas, ketua RW dan ketua RT se desa Garungwiyara serta LKMD desa Karang Taruna desa Garungwiyara.

Acara di mulai dengan Sambutan Kepala Desa Garungwiyara Ibu Jariyah kemudian sambutan dari Kepala dinas BPBD provinsi Bapak Khomsul dan BPBD Kab. bapak Eko Santoso dan dilanjutkan penyampaikan materi desa tangguh penanggulangan bencana oleh nara sumber Eko Santoso.

Eko menjelaskan bahwa desa tangguh bencana adalah sebuah desa  yang memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana.

Kemampuan ini diwujudkan dalam perencanaan pembangunan yang mengandung upaya-upaya pencegahan, kesiapsiagaan, pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas untuk pemulihan pascabencana. Dalam Destana, masyarakat terlibat aktif dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau, mengevaluasi dan mengurangi risiko-risiko bencana yang ada di wilayah mereka, terutama dengan memanfaatkan sumber daya lokal demi menjamin keberkelanjutan.

Tujuan khusus pengembangan Destana ini adalah melindungi masyarakat di kawasan rawan bahaya dari dampak-dampak merugikan bencana, ‎meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya untuk mengurangi risiko bencana.

Selain itu juga untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal bagi PRB, ‎meningkatkan kapasitas pemerintah dalam memberikan dukungan sumber daya dan teknis bagi PRB serta  ‎meningkatkan kerjasama antara para pemangku kepentingan dalam PRB, pihak pemerintah daerah, lembaga usaha, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyakarat (LSM), organisasi masyarakat, dan kelompok-kelompok lainnya yang peduli. (adit)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed