oleh

Kapolres Pekalongan Bersama Forkopimda Ramaikan Tradisi Syawalan

Polres Pekalongan – Tradisi Syawalan di Kabupaten Pekalongan yang digelar pada hari ini, Sabtu (23/6) di obyek wisata Linggoasri berlangsung dengan lancar. Tradisi yang rutin digelar setelah sepekan lebaran idul fitri ini diawali kirab gunungan megono  dan gunungan hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Tradisi yang mengambil tema wujud syukur masyarakat Kabupaten Pekalongan dalam penguatan integrasi bangsa dan negara ini dihadiri oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si bersama Bupati Pekalongan dan Forkopimda serta masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj. Hindun menyampaikan bahwa rayahan megono merupakan simbol masyarakat yang antusias dalam menyambut acara syawalan ini. “ Syawalan ini menjadi sarana yang baik untuk saling maaf memaafkan dan juga merupakan peningkatan dari masing-masing dalam beberapa hal. Dalam kefitrahan ini semoga menjadikan peningkatan prestasi bagi kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan menyampaikan untuk tetap mempertahankan tradisi syawalan, karena mempertahankan tradisi lama yang baik sambil mencari tradisi baru yang lebih baik adalah hal harus terus menerus kita lakukan untuk penguatan basis kebudayaan kita khususnya menjelang dan sesudah syawalan. “Ini adalah puncak syawalan, mudah-mudahan akan mucul tradisi baru untuk pengayaan budaya syawalan kita,” ucap H. Asip Kholbihi.

Lebih lanjut Asip Kholbihi mengatakan bahwa di Kabupaten Pekalongan selama bulan puasa sampai sekarang ini angka kriminalitas serta kecelakaan turun drastis. “Saya kira peran Bapak Kapolres sangat besar dan seluruh jajaran Kepolisian. Karena kondusifitas kamtibmas sangat berpengaruh terhadap indikator pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

AKBP Wawan Kurniawan saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Kemudian untuk koordinasi dengan pemerintah Kabupaten, Dishub, Kelurahan terutama jalur fungsional dan pantura itu dapat dikatakan dengan baik. Ini dapat dilihat dari kelancaran jalur tol fungsional dan pantura tidak terjadi kepadatan antrian kendaraan yang berarti. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed