oleh

Kantor Koperasi di Kedungwuni Terbakar

-Giat Ops-175 views

Polres Pekalongan – Sebuah rumah yang digunakan untuk kantor Koperasi Simpan Pinjam Artha Prima Cabang Kedungwuni, Sabtu (15/12) terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian Kantor yang beralamat di Perum Vila Pisma Kedungwuni Desa Podo tersebut mencapai sekitar Rp 50 jutaan.

Kebakaran rumah yang untuk kesekian kalinya diwilayah Kota Santri terjadi sekira pukul 05.00 wib. Bermula ketika sekira pukul 05.30 wib, Amrun Muzaki (31) bangun tidur, namun setelag keluar dari kamar tidur dan hendak menuju ke kamar mandi, melihat ada kobaran api. Adapun kobaran api berasal dari gudang yang berada di kamar atas Kantor Koperasi tersebut.

Adanya kejadian itu, Amrun berusaha membangunkan Tri Munggis (32) selaku Manager Artha Prima Pekalongan Cabang Kedungwuni dan teman- teman lainnya untuk keluar dari rumah. Karena melihat ada beberapa barang berharga yang bisa dievakuasi, mereka berusaha mengamankan barang tersebut.

Dengan peristiwa itu, kemudian manager koperasi langsung melapor ke Polsek Kedungwuni. Anggota yang mendapat lapodan langsung mendatangi lokasi sembari menghubungi pihak pemadam kebakaran serta PLN.

Beruntung sekira pukul 06.00 Wib Petugas Damkar Kabupaten Pekalongan datang di TKP dan selang satu jam kemudian pukul 07.00 wib api sudah mulai dapat ditangani dan mulai padam.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom ketika dikonfirmasi Minggu (16/12/2018) membenarkan. Menurutnya dari hasil pemeriksaan anggota Polsek Kedungwuni yang datang ke lokasi kerugian materi ditaksir kurang lebih sebesar Rp. 50 juta.

“Untuk penyebab kebakaran kini masih dalam penyelidikan dan anggota sudah memintai sejumlah keterangan saksi dan menganankan barang bukti,” terangnya.

Sementara dari keterangan saksi bahwa rumah tersebut merupakan milik Silvi (40) seorang pengurus rumah tangga, Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni yang dikontrak pihak koperasi. Adanya kejadian itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar saat tidur tidak lupa mematika kompor dan sejumlah elektronik yang berpotensi menimbulkan percikan api ketika korsleting. Dengan begitu maka akan aman dari hal yang tak diinginkan. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed