oleh

Kakek Cabul Ditangkap

Polres Pekalongan – Warga desa Semut kecamatan Wonokerto Digegerkan dengan penangkapan seorang kakek tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Pekalongan.Kamis(22/2/18)

Penangkapan tersebut dilakukan bukan tanpa dasar karena sejak Oktober 2017 sampai dengan januari 2018 telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak perempuan di bawah umur.

Pelaku adalah seorang kakek bernama ABDUL TALIB, Umur 56 Tahun, Laki-laki, Pekerjaan Tabib / Dukun, beralamat Desa Semut Kec. Wonokerto Kab. Pekalongan sedangkan pelapor adalah saudara WAHIDIN, 40 Tahun, Desa Siwalan Kecamatan Siwalan kabupaten Pekalongan yang melaporkan perbuatan cabul tersangka ke Polres Pekalongan Korban tak lain anak perempuan dari pelapor berinisial DK, perempuan, 15 tahun, masih pelajar dengan alamat desa Siwalan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Tersangka sebelumnya telah mengenal keluarga korban, hal ini dimanfaatkan tersangka untuk berbuat cabul terhadap korban DK dengan cara saat berkunjung kerumah tersangka, korban DK diminta membuatkan kopi didapur, kemudian tersangka mendatangi korban dan meminta korban memegang alat vital tersangka.

Unit PPA langsung bertindak dengan membuatkan laporan polisi, pemeriksaan pelapor, saksi korban dan saksi-saksi lainnya. Kemudian dilakukan gelar perkara berdasarkan hasil dari pemeriksaan para saksi dan hasil gelar perkara, kuat diduga tersangka melanggar undang undang perlindungan perempuan dan anak.

Tak perlu waktu cukup lama dari laporan pelapor ke Polres Pekalongan, masih dihari yang sama tepat pukul 13.30 WIB atas perintah Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto, S.H pelaku berhasil ditangkap saat berada dirumahnya oleh unit PPA Polres Pekalongan yang dipimpin Bripka Moh. Tohir. Di rumah tersangka penyidik menyita beberapa barang bukti yang dipergunakan tersangka melakukan aksi bejatnya. Selanjutnya tersangka di bawah ke Polres Pekalongan guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan S.H, S.I.K, M.Si melalui Kasubag Humas Bag Ops Polres Pekalongan AKP. M. Dahyar menerangkan perbuatan tersangka sudah berlangsung cukup lama, dan dari hasil pemeriksaan korban DK dan tersangka sendiri ternyata korban bertambah menjadi 3 orang sehingga total korban 4 anak perempuan. “sementara tersangka ditahan di rutan Polres Polres Pekalongan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya” tambah AKP. M. Dahyar

“dari hasil penyidikan pasal yang disangkakan terhadap tersangka adalah Pasal 82 ayat (1) dan (4) Undang Undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang juncto Pasal 76.E Undang Undang RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000,-” tutup Kasubag Humas.

Komentar

News Feed