Beranda Giat Ops Jurnalis Diajak Antisipasi Penyebaran Berita Hoax

Jurnalis Diajak Antisipasi Penyebaran Berita Hoax

46
BERBAGI

Tribratanews.pekalongan.jateng.polri.go.id – Kepolisian Resor Pekalongan, mengajak semua jurnalis yang melakukan peliputan di kepolisian untuk mengantisipasi penyebaran berita bohong atau hoax. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menjaga kondusivitas daerah.

“Sebagai jurnalis, tentunya rekan-rekan media sudah paham mana berita yang layak disebar maupun tidak. Sebagai mitra, bilamana ada berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya, sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu,” kata Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar.

Dikatakannya, belakangan ini banyak berita bohong yang tersebar lewat media sosial. Untuk itu, jurnalis sebagai kontrol sosial dapat bersama-sama membendung masalah ini. Jika tidak dibendung bisa meresahkan masyarakat.

“Contohnya begini, ada informasi tentang sadisnya foto-foto kejadian di Rohingya. Padahal, itu bohong,” ungkapnya.

Saat berita bohong menyebar, masyarakatpun menjadi resah. Ketika dikroscek ulang, sambungnya, ternyata informasi itu bohong. “Inilah yang harus diantisipasi bersama. Jangan sampai berita bohong atau hoax membuat resah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, di dalam agama juga tidak diperbolehkan menyebarkan berita bohong. “Jangan sampai masyarakat tersesat dengan berita-berita bohong yang ada di media sosial. Sudah saatnya, kita semua bijak menggunakan media sosial,” tandasnya.

Terpisah Waka Polres Pekalongan Kompol Joko Watoro mengatakan, hoax kerap berisi fitnah maupun ujaran kebencian. Dampaknya pun sangat terasa, keresahan, ketakutan, tidak kondusif, bahkan dapat menimbulkan gesekan yang menjurus pada pertikaian dan konflik.

“Akhir-akhir ini marak terjadi pengiriman, share, upload, berita video yang dipotong-potong sehingga menghilangkan makna pesan sesungguhnya dan berpotensi memecah belah persatuan,” katanya.

Mengingat dampak negatif dari penyebaran hoax, pihaknya mengingatkan masyarakat di Kabupaten Pekalongan untuk berani mengatakan tidak dan menolak hoax, serta tidak membagikannya. “Carilah kebenaran informasinya sebelum berbagi,” pesannya. (Y.Er$hi – SM)

Editor : Humas Polres Pekalongan

BERBAGI