oleh

Hendak Maling Kepergok , Akhirnya Diajak Duel Dengan Korbannya

Tribratanews.pekalongan.jateng.polri.go.id – Pelaku tindak kejahatan akhir-akhir ini kerap membabi buta dalam melancarkan aksinya. Pasalnya, pelaku tidak segan-segan melukai korbannya, seperti terjadi di Dukuh Kasri Desa Sawangan, Kecamatan Doro, dinihari kemarin.

Adalah Sobirin alias Kuncung (60) alamat Desa Masin, Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang yang nekad membacok Triyono (27) alama Dukuh Kasri Desa Sawangan, Kecamatan Doro karena dikejar saat berusaha melarikan diri.

Peristiwa terjadi sekira pukul 02.00 wib di rumah Fadholin(38) alamat Dukuh Kasri, Desa Sawangan, Kecamatan Doro. Pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh pelaku dengan cara mencongkel jendela sebelah rumah dengan menggunakan senjata tajam ‘arit’. Setelah berhasil masuk ke dalam riumah, kemudian pelaku mengambil dompet warna hitam yang berisikan STNK sepeda motor.

Namun apes, ketika beraksi dipergoki Casrini (30), saat itulah pelaku langsung melarikan diri lewat jalan semula. Adanya kejadian itu pelaku diteriaki maling dan terus dikejar oleh warga sekitar dan tertangkap di simpang tiga desa oleh Triyono.

Pelaku bukannya pasrah malah melakukan perlawanan dengan cara membacok Triyono menggunakan arit. Sabetan arit itu akhirnya mengenai tangan sebelah kiri sampai sobek dan mendapat 10 jahitan. Akibat perlawanan pelaku akhirnya massa berdatangan dan menangkap pelaku.

Adapun warga yang geram langsung mengamuk dan memukuli pelaku hingga babak belur dengan mengalami luka pada bagian kiri. Tak hanya itu saja bagian kepala pelaku juga mengalami luka. Pelaku selanjutnya diamankan oleh petugas Polsek Doro yang datang dan dibawa ke Puskesmas Doro 1 untuk perawatan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar menegaskan bahwa dari lokasi kejadian anggota mengamankan barang bukti berupa dompet hitam yang berisikan STNK sepeda motor, sebiah arit yang digunakan untuk mencongkel dan membacok Triyono.

“Selain itu juga telah diamankan sebuah sarung motif kotak-kotak dan helm. Atas erbuatan tersangka kini dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman kurungan maksimal tujuh tahun penjara,” terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini tersangka harus menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Doro. Adapun dari keterangan pelaku nekad mencuru karena terhimit kebutuhan ekonomi.(Y.Er$hi-Yon)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed