oleh

Dijanjikan Dinikahi, Rizky Bawa Kabur Perhiasan Dan Motor Korban

-Giat Ops-117 views

Polres Pekalongan – Kepolisian Sektor Sragi telah menerima laporan terjadinya tindak pidana Penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP

Dengan TKP rentan waktu bulan November 2018 hingga bulan Desember 2018 di rumah korban Indrawati (23) warga Dusun Sijeruk Desa Sijeruk Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan.

Pelaku atau tersangkanya adalah Rizky Aryadiputra (29), warga alamat Benua Indah Kelurahan Pabuaran Tumpeng Kecanatan Karawaci Kota Tangerang.

Bersama pelaku polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 (Satu) buah BPKB SPM Honda Beat warna Putih Merah, tahun 2015, No.Pol : G 5823 YW, 1 (satu) buah kardus HP merk Samsung galaxy J1 acce, warna orange dan 1 (satu) lembar nota pembelian HP merk Samsung galaxy J1 acce warna Hitam,

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom mengungkapkan bahwa kejadian berawal sejak bulan Oktober 2018 lalu, pelaku mengirim pesan melalui aplikasi messenger yang intinya mengajak kenalan, setelah itu korban sering komunikasi dengan. Dalam komunikasi tersebut pelaku mengutarakan niatnya akan menjalin hubungan serius dengan korban dengan mengatakan “AKU NGGAK CARI PACAR, TAPI CARI ISTRI” hal itulah yang membuat korban percaya.

Kemudian pada awal bulan November 2018 saat menelphon selanjutnya keduanya bertemu. Pelaku mengatakan “BAPAK SAYA SAAT INI SAKIT DAN KONDISINYA KRITIS, DAN DIA BERPESAN KEPADA SAYA BAHWA SAYA DISURUH MENCARI ISTRI YANG BENAR. AKU SERIUS SAMA KAMU, AKU HANYA PUNYA UANG Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) sambil menunjukkan foto berupa uang.

Pelaku juga menjanjikan kepada korban bahwa setelah tahun baru 2019 keluarganya akan datang ke rumah korban untuk membahas hari pernikahan. Selanjutnya dalam perjalanan ke Solo, korban sempat singgah di toko emas MACAN di Pemalang untuk menjual perhiasan berupa gelang kalung dan terkumpul uang sejumlah Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah) saat sampai di daerah Solo pelaku mengelabuhi dengan meminta uang tersebut beralasan untuk diserahkan kepada ibunya agar uang itu nantinya ditambah oleh ibu pelaku untuk kawin. Namun ternyata uang tersebut dipergunakan oleh untuk keperluan sendiri dan tanpa se-ijin maupaun sepengetahuan korban.

Dan pada hari Sabtu (17/11) lalu sekitar kurang lebih pukul 17.00 WIB pelaku tiba di rumah korban setelah dari Jakarta selanjutnya hari Minggu (18/11) kurang lebih pukul 07.00 WIB pelaku mengatakan kepada korban “AKU PINJEM MOTER E DIK, MAU KE RUMAH TEMEN DI PURWOKERTO. BESOK SAYA PULANG”, sore harinya kurang lebih pukul 17.00 WIB korban menyerahkan SPM beserta kunci kontaknya kepada pelaku. Namun setelah ditunggu-tunggu hingga saat ini kendaraannya tidak dikembalikan kepada dan setiap kali ditanya keberadaan motor, pelaku selalu memberikan berbagai macam alasan.

Tidak berhenti di situ, pada bulan Desember 2018, pelaku bermain ke rumah korban kembali, saat itu dia mengatakan ‘HP NYA SAYA PINJAM BUAT KERJA KARENA HP NYA DIGADAIKAN. NANTI KALO HP NYA SAYA TEBUS, HP KAMU SAYA KEMBALIKAN”. Namun setelah ditunggu-tunggu hingga saat ini, HP korban juga tidak pernah dikembalikan.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sejumlah Rp.19.500.000,- (Sembilan belas juta lima ratus ribu rupiah).

Menindaklanjuti laporan itu, pada hari Rabu (9/1) kurang lebih pukul 19.30 WIB Polsek Sragi langsung berkoordinasi dengan Petugas Lalu Lintas Pos Pait agar memberhentikan KBM Brio warna putih yang akan melintas di Jalan Sragi – Pait , pada saat pelaku hendak menyebrang ke Jalan Pantura Semarang – Jakarta pelaku berhasil diberhentikan dan dilakukannya penangkapan untuk dilakukannya penyelidikan lebih lanjut, ucap Kasubbag Humas Iptu Akrom. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed