oleh

Dengan Pendekatan Humanis, Kapolsek Bojong dan Anggota Membubarkan Pertemuan Aliran Kepercayaan Putro Romo 

Polres Pekalongan  – Mendasari Maklumat Kepala Kepolisian  Republik Indonesia yang berisi tentang kebijakan pemerintah dalam penanganan covid 19 atau wabah virus corona, malam ini Kapolsek Bojong beserta anggota berpatroli dan memerikan pengertian kepada kelompok aliran kepercayaan putro romo yang ada di Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan untuk membubarkan diri, Sabtu (28/03/ 2020).

Maklumat Kapolri tersebut berisi tentang larangan kepada warga masyarakat untuk tidak  melaksanakan atau mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, contoh seperti pertemuan sosial, budaya, pengajian, festival, bazaar, pasar malam, pameran, resepsi keluarga dam kegiatan lainya yang bepotensi terjadinya pengumpulan masa atau banyak orang.

Perberlakuan Social Distancing juga sudah terus menerus di sarankan oleh pemerintah namun  masih ada beberapa warga yang tidak patuh dan melanggarnya, seperti yang terjadi di Desa Kalipancur Kecamatan Bojong masih saja melakukan pertemuan rutin yang melibatkan beberapa orang, yang dilakukan malam ini oleh aliran kepercayaan putro romo. Dengan pendekatan humanis Kapolsek Bojong AKP Suhadi, S.H menyarankan untuk segera membubarkan diri dan Kapolsek juga menjelaskan dan tidak melaksanakan pertemuan kembali selama wabah virus corona masih ada,  pentingnya social distancing dan cukup dirumah saja dalam keadaan mewabahnya virus covid 19 yang sudah mewabah dunia dengan korban yang terjangkit setiap harinya semakin meningkat, karna dengan menerapkan sistem social distancing dan gerakan dirumah saja maka akan memutus mata rantai penularan virus mematikan ini. (nebun_29)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed