oleh

Cegah Penularan Virus Corona, Polres Pekalongan Razia Cafe dan Warung Kopi

-Giat Ops-83 views

Polres Pekalongan – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan mulai mengambil tindakan nyata di lapangan dengan melakukan razia pada cafe, warung kopi (Warkop) dan tempat-tempat berkumpul lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk menekan penyebaran wabah virus Corona atau COVID-19 yang kian meluas.

Dengan dipimpin Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi, S.H dan Kabag Ops Kompol GN Simatupang, malam tadi puluhan anggota di terjunkan untuk mendatangi sejumlah cafe dan pusat keramaian di kawasan kabupaten Pekalongan.

Dalam pelaksanaan kegiatan malam tadi, Kamis (26/3/2020) selain memberikan pengarahan pihak kepolisian juga membagikan Maklumat Kapolri yang ditempelkan di setiap cafe tersebut.

 “Kegiatan ini kami lakukan dengan metode patroli mobiling. Kemudian berhenti di beberapa lokasi keramaian guna memberikan himbauan pada warga masyarakat untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Kami imbau masyarakat untuk penerapan Social Distancing dalam rangka pencegahan virus Corona,” ungkap Wakapolres Pekalongan.

Lebih lanjut Wakapolres Pekalongan mengatakan, bukan hanya di sejumlah cafe dan karaoke saja yang menjadi fokus sosialisasi seperti himbauan. Namun hal serupa juga akan diberlakukan di kedai, seperti warung kopi atau tempat-tempat keramaian atau kerumunan orang untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus mematikan tersebut.

“Berdasarkan instruksi Presiden dan maklumat Kapolri, kita akan melaksanakan penertiban. Kita akan menindak tegas, tempat-tempat keramaian atau ngumpul-ngumpul, tetapi humanis. Dan kami juga akan memberikan pengarahan dan pengertian  yang benar kepada masyarakat, namun apabila tidak bisa diberi pengertian maka akan kita bubarkan,’ ujar Kompol Mashudi, S.H.

Terkait tempat hiburan malam seperti cafe dan tempat karaoke, pihaknya sudah memberikan peringatan untuk tidak buka, namun kalau masih nekat maka pihaknya akan menindak dengan tegas sesuai dengan Pasal 14 ayat 1, UU Nomor 4 tahun 1994, yakni barang siapa yang menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah dapat diancam denganhukuman 1 tahun penjara. Dan Pasal 93 UU Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, disitu disebutkan bahwa setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan karantika kesehatan, atau menghalangi , hingga mengakibatkan kedaruratan kesehatan masyarakat akan dipidana 1 tahun penjara dan denda Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah), tegasnya. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed