oleh

Cegah Aksi Kejahatan Dan Kebut-kebutan Di Jalan, Polisi Patroli Hampir Setiap Hari

Polres Pekalongan – Guna untuk mengantisipasi aksi trek-trekan atau balap liar diseputaran wilayah perkantoran pemerintahan daerah Kabupaten pekalongan dan seputaran rumah dinas Bupati Pekalongan, Kepolisian Resor Pekalongan menerjunkan belasan personilnya setiap harinya guna melakukan kegiatan patroli sekaligus razia kendaraan, Sabtu (14/7/2018)

Seperti  kegiatan malam tadi, setidak-tidaknya ada 15 personil Polres pekalongan yang yang terdiri dari 4 anggota Reskrim, 4 anggota Lantas, 6 anggota Sabhara, 1 anggota Intelkam dan 1 anggota Provos. Kegiatan tersebut dipimpin oleh seorang perwira, yakni Ipda Suraji Kanit Reskrim Polres Pekalongan.

Kegiatan diawali dengan kegiatan patroli guna untuk mendeteksi adanya kerumunan anak muda nongkrong di ruas jalan yang terindikasi akan melakukan balap liar.

Patroli dibagi menjadi dua beat, yaitu beat pertama, menyusuri sepanjang jalan komplek perkantoran pemerintahan daerah Kabupaten Pekalongan. Beat kedua, patroli melewati Jalan diseputaran komplek rumah dinas Bupati Pekalongan.

Hingga pukul 23.00, Personil yang melaksanakan kegiatan Patroli belum menemukan adanya indikasi akan ada balap liar yang dilakukan oleh anak remaja. Kemudian seluruh personel menggelar razia kendaraan di komplek perkantoran pemerintah daerah kabupaten Pekalongan.

Dari kegiatan itu, petugas berhasil menindak 11 pelanggar dengan barang bukti 5 unit sepeda motor dan 6 STNK. Pelanggaran didominasi oleh anak-anak muda yang tidak menggunakan helm, bahkan ada beberapa pasangan remaja yang nongkrong di tempat yang sepi dan minim penerangan tak luput dari pemeriksaan petugas.

Ditempat terpisah Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Bobby Anugrah Rachman, S.I.K., mengatakan, pihaknya tetap mengedepankan pola preemtif dan preventif untuk mencegah aksi balapan liar dan kebut-kebutan ini. Namun, pihaknya  akan melakukan penindakan dengan  tegas jika pelaku balapan liar tidak mengantongi surat-surat kelengkapan kendaraannya. “Tetap kami imbau, agar tidak melakukan trek-trekan. Tetapi kalau tidak bawa STNK atau SIM ya tetap ditindak,” tutur AKP Bobby.

Kasat Lantas menambahkan, kegiatan semacam ini merupakan respon Polres Pekalongan dalam menyikapi perkembangan situasi bahwa di wilayah Kabupaten Pekalongan  masih menerima keluhan dari masyarakat tentang adanya trek-trekan.

“Untuk itu, kami secara intensif akan melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan kegiatan negatif itu. Oleh karenanya Kapolres Pekalongan surah memerintahkan kepada semua jajarannya untuk melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan setiap harinya di wilayahnya masing-masing,” tambah AKP Bobby. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

News Feed