oleh

Bripka Mifta Hadiri Sosialisasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu

Polres Pekalongan – Membuang sampah dengan sembarangan tentukan aja mengganggu metabolisme alam, terutama sampah plastik, tidak hanya itu penumpukan sampah juga bisa menyebabkan bencana alam banjir.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Perkim dan LH merespon kebiasaan kurang baik dengan membuang sampah sembarangan, kemudian dengan mengadakan sosialisasi pembuangan sampah secara terpadu ke desa – desa.

Sosialisasi yang diadakan di desa kedungkebo membahas tentang pembuatan tempat pembuangan sampah secara terpadu (TPST) dengan mengundang instansi terkait seperti dari Kepolsian yang dihadiri oleh Kecamatan Karangdadap, Bhabinkamtibmas Polsek Karangdadap desa Kedungkebo dan dari Bhabisa Pos Koramil Karangdadap, Jum’at (14/02/2020).

Camat Karangdadap Abdul Qoyum menjelaskan bahwa TPST di Kedungkebo ini akan menampung sampah khusus  menampung dr talun karangdadap doro buaran kedungwuni dan akan di kelola secara sistem modern.

Dinas Perkim dan LH melalui perwakilanya, bpk ari lanang menjelaskan tentang sosialiasi pembuangan sampah secara terpadu, dikabupaten itu seperti rumah tangga harus punya toilet seperti pula kabupaten Pekalongan harus punya TPST.

Ari Lanang juga menjelaskan tentang persyaratan pendirian TPST antara lain jarak minimal 500m dari rumah warga, tidak boleh oper damping, harus controlvil (bawahnya memakai alas plastik di bawahnya).

Tentang pendirian TPST juga harus mendapat persetujuan dari masyarakat sekitar,”kalo masyarakat mengijinkan perkim mengajukan untuk surve lokasi” ungkap petugas perkim

Dinas perkim dan LH juga berencana akan mengajak perwakilan dari perwakilan masyarakat, kades, camat, akan di ajak studi banding ke tpst capiturang jawatimur, supaya tahu lngsung tentang sistem dan manfaat TPST.

Kapolsek Karangdadap, Iptu Bambang Sutrisno, S.H melalui Bhabinkamtibmas Desa Kebonkebo Bripka Mifta hudi menjelaskan, pihak kepolisian mendukung adanya kegiatan sosialisasi pembuangan sampah secara terpadu,  membuang sampah sembarang dapat memicu konflik sosial dan bencana, adanya spanduk-sepanduk ancaman bagi pembuang sampah sembarangan pernah kita jumpai,“Untuk itu perlu adanya pengelolaan sampah yang baik dilingkungan masing-masing. “Adanya  TPST di desa Kebonkebo dapat mengurangi pembuangan sampah sembarangan bahkan bisa menambah pendapatan,” tegasnya. (andi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed