oleh

BLUE LIGHT POLSEK LEBAKBARANG MENEMBUS KABUT DINGIN DAN PEKATNYA MALAM

Polres Pekalongan – Sabtu tanggal 17 februari 2018 pukul 19.30 wib Kapolsek Lebakbarang AKP Slamet Mardiyanto mengumpulkan Para Kanit dan seluruh Anggota Bhabinkamtibmas dan selanjutnya memberikan brifing terkait ada informasi dari masyarakat bahwa di hutan temburung masuk wilayah Desa Bantar hingga jalan raya perbatasan dengan Karanganyar tiap malam sering melihat 3 hingga 4 orang dengan membawa senjata angin dan senjata tajam, masyarakat merasa khawatir dan takut atas keberadaan orang – orang tersebut dan berkesimpulan akan melakukan perbuatan jahat.

Meskipun informasi itu sifatnya masih berupa rumor ataupun isu yang berkembang di masyarakat dan belum tentu kebenarannya namun Kapolsek tetap merespon dan menindaklanjuti dengan serius, selanjutnya malam itu ia memimpin anggotanya melaksanakan patroli blue light.

Tepat pukul 21.00 WIB dengan menggunakan Back bound Kapolsek lebakbarang bersama 5 orang anggotanya menembus gelapnya kabut dan pekatnya malam dengan hawa dingin yang sangat menusuk tulang, menyusuri jalanan di tengah hutan yang basah dan licin karena hujan, bak mata elang setiap anggota fokus melihat setiap sudut dan ruang kosong dan gelap jalanan di tengah hutan tersebut.

Kurang lebih pukul 22.30 WIB blue light melihat ada 4 orang, 2 sedang menyorotkan lampu senternya ke atas pohon sedangkan 2 menenteng senjata berupa senapan angin siap menembak, bener juga informasi itu, kata Kapolsek dalam hati, selanjutnya beliau memerintahkan anggota untuk turun dan menanyakan identitas orang – orang tersebut serta maksud dan tujuannya.

Bripka Desi Irawan, S.H selaku Kanit reskrim Polsek Lebakbarang bersama 4 anggota lainnya pada tindakan awal mengamankan senapan yang di bawa oleh orang – orang tersebut selanjutnya memeriksa identitas, orang – orang tersebut warga lebakbarang bahkan orang – orang tersebut sudah kenal baik dengan Anggota Polsek yang ikut patroli juga Kapolseknya, sedangkan setelah diperiksa senapan angin yang dipergunakan pun masih ukuran standar.

Salah satu dari mereka menerangkan tujuan  mencari hewan Kalong untuk menolong pengobatan tetangganya yang sedang menderita penyakit asma akut, setelah mendengar dengan seksama dan demi kemanusiaan akhirnya Kapolsek mempersilahkan orang – orang itu melakukan kegiatannya berburu kalong.

“silahkan menolong sesama dengan mencari obat dari alam, tapi tetap jaga situasi kamtibmas dan patuhi perundang-undangan yang ada, jangan sampai alasan kemanusiaan kemudian berburu dan mengakibatkan kerusakan alam, saya minta mari kita jaga kelestarian alam kecamatan Lebakbarang” pesan Kapolsek.(trisno)

Editor : Humas Polres Pekalongan