oleh

Bhabinkamtibmas Polsek Paninggaran Tanggap Darurat Bencana Alam Tanah Longsor

Polres Pekalongan – Bulan Oktober 2020 ini khususnya wilayah Kecamatan Paninggaran, Kab. Pekalongan terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi, oleh karena itu menjadi perhatian kita bersama untuk selalu peka terhadap situasi lingkungan bertempat tinggal. Kecamatan Paninggaran sendiri memiliki ciri karakteristik geografis wilayah yang berkontur perbukitan dengan dikelilingi hutan lindung maupun hutan produksi milik atau dibawah ampuan kantor KPH Perhutani Pekalongan Timur.

Potensi kerawanan disaat musim penghujan saat ini khususnya di wilayah paninggaran adalah bencana alam seperti tanah lonsor ataupun pohon tumbang. Kita ketahui bersama bahwa wilayah kecamatan paninggan merupakan wilayah penyangga antara dua wilayah yaitu Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara, didalamnya dilewati jalan raya provinsi yang menghubungkan kedua daerah, sehingga menjadi tempat yang strategis baik secara ekonomis maupun arus transportasi perpindahan orang dan barang berupa kebutuhan pokok masyarakat seperti sayur mayur, hasil perkebunan, hasil peternakan dsb.

Banyak terdapat pemukiman penduduk yang letaknya berdekatan dengan kontur tanah perbukitan, sehingga memiliki potensi kerawanan bencana alam dimusim penghujan ini. Melalui Polsek Paningharan, Koramil Paninggaran beserta pihak Kecamatan Paninggaran dan pihak terkait, selama ini telah melakukan berbagai kegiatan baik himbauan, edukasi dan upaya pencegahan kepada seluruh warga masyarakat guna meminimalisir potensi terjadinya bencana tersebut, terlebih pada musim hujan saat ini. Pelestarian lingkungan dan ekosistem hutan menjadi amat penting, oleh karena salah satu cara mencegah terjadinya potensi bencana/ khususnya tanah longsor.

Sabtu, 24 Oktober 2020 sekira pukul 14.30 wib, bertempat di Dukuh Kaliombo Desa Kaliombo Kec. Paninggaran, telah terjadi bencana alam tanah longsor, berupa talud SD Negeri Kaliombo longsor menimpa kandang sapi milik Sdr. Supar, adapaun kronologi singkat kejadian, saat hujan lebat sekira pukul 14.30 wib, bangunan Talud SD Negeri Kaliombo panjang 17 meter dengan ketinggian bangunan 6 meter serta ketinggian tebing 20 meter, longsor menimpa kandang sapi sehingga mengakibatkan dinding kandang sapi yang terbuat dari lempeng kayu jebol, korban dalam peristiwa tersebut adalah saudara Supar(52) warga Dukuh Kaliombo Desa Kaliombo Kec. Paninggaran (pemilik kandang sapi) dan pihak SD Negeri Kaliombo. Untuk kerugian ditaksir, kandang sapi Rp. 2.000.000,- (dua juta rupia) dan Talud SD Negeri Kaliombo Rp. 170.000.000,- (seratus tujuh puluh juta rupiah). Dalam peristiwa tersebut tidak didapati korban jiwa.

Sesaat setelah kejadian, personil bhabinkamtibmas Polsek Paninggaran Bripka Dwi Atmojo bersama personil babinsa Koramil Paninggaran dan pihak trantib kecamatan paninggaran langsung mendatangi lokasi kejadian untuk bersama – sama membantu warga terdampak bencana.

Dalam kesempatan lain, Kapolsek Paninggaran Iptu Nurcholis segera mengambil langkah berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam untuk segera menindak lanjuti peristiwa tersebut, selain itu disampaikan himbauan kepada seluruh warga masyarakat agar selalu memperhatikan perkembangan situasi cuaca dan lingkungannya masing – masing.

Kamtibmas kondusif, masyarakat produktif demi tercapainya Indonesia Maju. (Humas SekPng_sigit. S)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed