oleh

Bhabinkamtibmas Mendampingi Camat Selesaikan Pembukaan Segel Cucian Jeans

Polres Pekalongan – Disampaikan apa yang sudah koordinasi kan dengan muspika dan Satpol PP terkait pembukaan segel yang dikabarkan akan dibuka hari ini, namun datang perwakilan warga dari desa Pegadentengah ke camat. Mereka meminta untuk menandatangani surat penolakan pembukaan segel laundry jeans secara terbuka camat menolak terlebih dahulu untuk menandatangani surat penolakan tersebut dikarenakan camat ingin mengkoordinasikan surat penolakan tersebut terlebih dahulu kepada pihak satpol PP yang mempunyai wewenang dalam pembukaan segel dan camat beserta Bhabinkamtibmas Desa Pegadentengah dan Unit Intelkam Polsek Wonopringgo mendatangi Kantor Satpol PP Kabupaten Pekalongan untuk meneruskan dan membahas terkait surat penolakan dari pihak perwakilan warga adapun hasil dari koordinasi dengan satpol pp untuk menunda terlebih dahulu pembukaan segel laundry tersebut dan mengkoordinasikan terlebih dahulu kepada pihak pengusaha, pihak warga yang sudah menyetujui dan pihak warga yang masih menolak pembukaan segel tersebut.

Adapun maksud yang dijelaskan dari pihak warga yang membuat surat penolakan untuk pembukaan segel warga menanyakan dan meminta terkait surat ijin lingkungan terkait limbah. Meminta bahwa tidak perlu membuka segel terlebih dahulu apabila ini cuman uji coba pembukaan ipal dan juga mencari win solution dengan mendatangkan air limbah dari usaha cucian yang lain kemudian diproses di IPAL yang akan diuji coba tersebut apabila sudah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku maka warga dapat menyetejui pembukaan segel tersebut.

Warga khawatir apabila pada saat uji coba para pengusaha tetap ada yang membuang limbah ke sungai dan apabila nanti ada pengusaha yang tetap melanggar warga meminta agar pengusaha tersebut langsung di tutup oleh dinas atau instansi terkait.

Warga meminta agar para pengusaha memberi sebuah kepercayaan atau janji yang daoat di percaya apabila nanti melanggar sesuai kesepakatan bersama.

Sudah dinyatakan pada saat pertemuan antara Dinas Perkim dan LH dengan warga, bahwa ingin melakukan uji coba harus menggunakan limbah yang bersumber dari usaha itu sendiri dan Satpol PP bersedia untuk menutup langsung apabila ada pengusaha yang melanggar. Pengusaha menyepakati apabila memang pengusaha melanggar, pengusaha bersedia apabila langsung ditutup tempat usaha mereka kemudian Warga desa pegaden tengah akan menentukan kesepakatan terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil suara menyetujui atau tidak dalam tahap pembukaan segel usaha laundry jeans tersebut

Untuk saat ini dalam tahap pembukaan segel laundry jeans sementara ditunda terlebih dahulu menunggu kesepakatan antar warga desa Pegadentengah. (Humas wopi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed