oleh

Bhabinkamtibmas Binluh Pada Pemuda Desa Binaan

Polres Pekalongan – Polsek Talun  Pada akhir-akhir ini kenakalan remaja  semakin mengkawatirkan masyarakat, ditambah lagi dengan adanya berita berita bohong (hoax) yang banyak dijumpai melalui media sosial yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, guna untuk mencegah hal itu terjadi diwilayah Kecamatan Talun . Jajaran Polsek Talun Polres Pekalongan  melalui para Bhabinkamtibmas gencar melaksanakan giat sambang desa binaan untuk adakan pembinaan dan penyuluhan tentang  berita bohong (hoax), Rabu (25/03).

Kegiatan tersebut seperti yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Krompeng Bripka Tilaso  melaksanakan kegiatan patroli desa binaan serta bersilaturahmi dengan pemuda desa Krompeng  yang sedang kumpul .

Ia juga menyampaikan bahwa pada akhir-akhir ini di beberapa media elektronik dan media online banyak tersebar isu-isu atau pemberitaan yang bersifat Hoax atau berita bohong yang hanya memperkeruh situasi di beberapa wilayah di tanah air, dan dalam kesempatan itu Bhabinkamtibmas menghimbau agar para pemuda jangan sampai resah, takut dan termakan isu-isu yang bersifat provokasi. “Sebagai warga yang baik dan cerdas kita jangan sampai terpengaruh dan ikut menyebarkan adanya berita berita yang bersifat bohong (Hoax),” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan arahan tentang bahaya dari narkoba dan dampak buruk narkoba pada kalangan remaja dan generasi muda penerus bangsa. “Pada saat ini para pengedar narkoba mengincar para generasi muda untuk dijadikan mangsa  pasar mereka, oleh sebab itu seluruh warga dan utamanya para generasi penerus bangsa harus meningkatkan kewaspadaan dan kehati hatian agar tidak mudah terbujuk ataupun terpengaruh dengan bujuk rayu para pengedar narkoba,” kata Bripka Tilaso.

Di tempat terpisah, Kapolsek Talun Akp  Edi yuliantoro, S.H  mengatakan bahwa telah mengintruksikan kepada jajarannya terutama para Bhabinkamtibmas untuk selalu melaksanakan dan meningkatkan patroli serta sambang desa binaan dan juga memberikan binluh terhadap warga tentang bahaya dari narkoba serta berita bohong yang saat ini banyak dijumpai melalui media sosial, supaya para generasi muda tidak mudah terbawa dan terpengaruh oleh adanya dampak negatif dari globalisasi.

Ia juga menjelaskan bahwa era globalisasi seperti yang kita alami saat ini, masyarakat utamanya para remaja harus terselamatkan dari bahaya globalisasi, karena globalisasi ini ibaratnya kebebasan, sehingga banyak kebudayaan kebudayaan asing yang masuk, sementara budaya tersebut tidak cocok dengan kebudayaan kita, sebagai contoh kebudayaan seks bebas dan kebudayaan itu tidak cocok dengan kebudayaan kita.

“Pada saat ini, kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkuatirkan,padahal Generasi muda adalah tulang punggung bangsa, yang diharapkan di masa depan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini agar lebih baik,” terang Kapolsek.

“Dalam mempersiapkan generasi muda juga sangat tergantung kepada kesiapan masyarakat yakni dengan keberadaan budayanya, untuk itu sebagai remaja harus membiasakan berfikir panjang ke depan sebelum melakukan sesuatu hal, apalagi yang belum kita ketahui dampak baik dan buruknya bagi diri kita, keluarga dan orang lain,” pungkas  Akp Edi. (3ko_tln)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed