oleh

Baru Keluar Dari Lapas, Buruh Konveksi Diamankan Polisi Dengan Kasus Yang Sama

Polres Pekalongan – N als Datuk (24) yang baru 9 bulan keluar dari lapas akhirnya kembali berurusan dengan Polisi dengan kasus yang sama yakni mengedarkan obat jenis HEXIMER.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasat Narkoba AKP Joni Minarko, S.H membenarkan penangkapan tersebut.

“N als Datuk warga Podo Kedungwuni diamankan oleh anggota Sat Res Narkoba di jalan raya balai Desa Podo Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan pada Kamis (19/09) sekira pukul 20.15 wib,” ujarnya.

Akibat iming-iming keuntungan jutaan rupiah setiap bulannya, N nekat mengedarkan obat Heximer kepada semua kalangan.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti 15 paket obat Hexymer terbungkus plastik klip transparan dan tiap paket berisi 3 butir, 160 paket obat Hexymer terbungkus plastik klip transparan tiap paket berisi 3 butir terbungkus plastik kresek hitam, 300 butir terbungkus plastik kresek hitam, 10 paket obat Hexymer terbungkus plastik klip transparan tiap paket berisi 3 butir terbungkus bekas bungkus rokok Gudang Garam Signature serta 1 unit Handphone Samsung J1 serta uang tunai Rp. 1.000.000,- .

Akibat perbuatannya N dikenakan pasal Primer Pasal 197 subsider pasal 196 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan  dimana Setiap orang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan kesediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagai mana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp,1.500.000.000.00 (satu miliyar lima ratus juta rupiah). (sultan)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed