oleh

Aniaya dan Ancam Seorang Nenek Dengan Golok, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Polres Pekalongan –Kepolisian Resor Pekalongan melalui Unit Reskrim Polsek Sragi kemarin siang telah mengamankan seorang pemuda bernama Tego Mulyo alias Bagong, 30 tahun yang merupakan warga Dukuh Pesuruhan Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan,

Pemuda tersebut diamankan terkait tindakan tersangka yang telah melakukan tindak pidana penganiayaan disertai ancaman dengan menggunakan senjata tajam berupa sebuah golok, yang dilakukan tersangka terhadap tetangganya sendiri yakni seorang nenek yang bernama Suriah, 70 tahun di halaman rumahnya, Kamis (7/6/2018) kemarin pagi.

Menurut kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom mengatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan petugas dan keterangan saksi, kejadian berawal saat Korban menegur anak Tersangka yang berumur sekitar sekitar 3 tahun agar tidak memegang ayam milik Korban. Bersamaan istri Tersangka saat itu berada di dalam rumah dan mendengar perkataan Korban, dan selanjutnya Istri Tersangka menceritakan kejadian tesebut kepada suaminya (Tersangka).

Selang 30 (tiga puluh) menit kemudian saat Korban bersama dengan rekannya), tiba-tiba dari arah utara Tersangka memegang golok dengan menggunakan tangan kanan, langsung mendekati Korban, kemudian Tersangka langsung menyekap leher Korban dengan menggunakan tangan kiri sedangkan tangan kanan Tersangka memegang golok lalu Tersangka mengumpat dan mengancam akan membunuh Korban.

Kemudian Tersangka menggores bagian wajah Korban sebanyak 2 (dua) kali hingga Korban meronta kesakitan dan terjatuh ditanah dan kepala membentur batu. Mengetahui Korbannya jatuh Tersangka hendak menyekap leher korban kembali namun saat itu rekan korban yang yang melihat kejadian tersebut berusaha melerai, dan selanjutnya Tersangka langsung pergi meninggalkan TKP sambil membawa golok.

Atas kejadian tersebut Korban mengalami luka sobek dibagian dahi sepanjang 5 cm, luka sobek pada jari telapak tangan kiri, luka memar pada kepala, selanjutnya Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sragi guna pengusutan lebih lanjut, ucap Iptu Akrom.

Lebih lanjut Kasubbag Humas mengatakan dari laporan Korban tersebut Unit Reskrim Polsek Sragi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku yang saat itu berada dirumahnya tanpa melakukan perlawanan. Dan dari Tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1(satu) potong kaos warna biru yang bertuliskan “ MOTOR JADI SUPERIOR” dan 1(satu) bilah golok sepanjang 30 cm dengan gagang golok terbuat dari kayu.

“Atas Perbuatannya, Tersangka akan di jerat Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat (1) tentang Membawa senjata tajam tanpa ijin dan 351 KUHP,” ucap Kasubbag Humas Iptu Akrom. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed