oleh

Dengan Alasan Mau Ambil Uang Di ATM Untuk Bayar Kekurangan Pembelian Keramik Dan Semen, Jafari Nekat Bawa Kabur Mobil Pemilik Toko Material

-Giat Ops-307 views

Polres Pekalongan – Maling nekat, itulah kalimat yang kiranya layak diberikan kepada Jafari, 50 tahun. Bagaimana tidak, dengan modus meminjam mobil pemilik Toko Material guna untuk mengambil uang di sebuah ATM untuk membayar keramik dan semen yang ia belinya,  Jafari bawa kabur mobil tersebut, Senin (22 Juli 2019).

Kejadian tersebut terjadi saat Tersangka Jafari datang ke Toko material Mekar milik Korban untuk membeli keramik ukuran 25x50cm sebanyak 15 kardus,  dan 4 sak semen dengan jumlah total yang harus dibayar  Rp. 2.200.000.

Namun saat akan membayar ternyata uang tunai yang dibawa Tersangka Jafari  kurang sehingga , Tersangka  meminjam kendaraan kepada Korban guna untuk mengambil uang dengan menggesek ATM di Kesesi.  Saat itu Korban menyuruh salah seorang karyawannya untuk meminjamkan kendaraannya, namun demikian karena kunci sepeda motornya tidak ada selanjutnya Korban menawarkan meminjamkan satu unit mobil Suzuki Pick up  G 1803 T.

Setelah mobil diserahkan dan ditunggu sampai sore hari, Tersangka Jafari belum juga datang untuk mengembalikan mobil tersebut. Sehingga Korban melaporkan kejadian itu ke pihak Kepolisian yakni ke Polsek Kesesi.

Dari laporan Korban, Unit Reskrim Polsek Kesesi dan dibantu Tim Resmob melakukan penyelidikan. Dan dari hasil penyelidikan itulah petugas berhasil mengetahui identitas Tersangka . Saat itu juga petugas langsung memburu Tersangka yang diketahui saat itu berada di Desa Sidomulyo Kecamatan Secang Kabupaten Magelang.

Dan pada hari kamis (1/8/2019) sekitar pukul 22.00 Wib petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap Tersangka yang saat itu berada dirumahnya. Selanjutnya Tersangka berikut barangbuktinya berupa  1 (satu) unit KBM Suzuki Pick Up G 1803 T beserta kunci kontak dan STNK diamankan petugas.

“ Saat ini Tersangka sudah berada di Mapolres Pekalongan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya Tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP yang ancaman hukumannya 4 tahun hukuman penjara, ujar kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom. (Yuli-Er$hi)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Komentar

News Feed