Pemandangan berbeda terlihat di area Satpas Polres Pekalongan pagi ini. Sejumlah anggota polisi yang biasanya sibuk mengatur lalu lintas atau melayani berkas, tampak memegang sapu dan alat kebersihan. Mereka menyisir setiap sudut ruangan, mulai dari ruang tunggu pemohon, halaman parkir, hingga area uji praktik SIM.
Kasat Lantas Polres Pekalongan menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih lingkungan atau yang biasa disebut kurve ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang asri dan rapi. Hal ini dinilai penting agar masyarakat yang datang mengurus SIM merasa betah.
”Kegiatan kebersihan lingkungan Satpas ini sengaja kami lakukan bersama-sama anggota. Tujuannya utamanya satu, yaitu demi kenyamanan masyarakat atau pemohon SIM,” kata Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Rony Hidyat, S.H.,M.H.
Menurut Kasat Lantas, kebersihan kantor merupakan bagian tak terpisahkan dari pelayanan prima kepolisian. Jika lingkungan kerja bersih, petugas dapat melayani dengan lebih semangat dan masyarakat pun akan merasa lebih dihargai.
”Kalau tempatnya bersih, rapi, dan wangi, tentu pemohon akan merasa nyaman saat menunggu antrean atau menjalani proses ujian. Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Pekalongan,” jelasnya.
Tidak hanya membersihkan sampah, anggota juga menata kembali pot-pot tanaman dan merapikan inventaris kantor. Kegiatan ini rencananya akan terus dibudayakan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab anggota terhadap fasilitas negara dan kenyamanan publik.
”Kami ingin image kantor polisi, khususnya Satpas, itu humanis dan bersih. Jadi warga tidak ragu atau takut saat datang mengurus keperluan surat berkendara,” pungkasnya.












