oleh

Bhabinkamtibmas Polsek Kesesi Sosialisasikan Larangan Menerbangkan Balon Tanpa Awak

Polres Pekalongan – Sudah menjadi tradisi di wilayah Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan sekitarnya setiap lebaran dan syawalan adalah menerbangkan balon tanpa awak yang sangat berbahaya bagi jalur penerbangan pesawat karena balon tanpa awak tersebut tidak bisa dikendalikan arahnya serta dapat memicu konsleting listrik dan kebakaran.

Bhabinkamtibmas Polsek Kesesi Bripka Nursobirin, S.H siang ini, Senin (10/05/2021) mengunjungi Desa binaanya guna mensosialisasikan larangan menerbangkan balon tanpa awak tersebut sesuai dengan Permenhub nomor 40 tahun 2018, diharapkan para Kepala Desa dan Perangkat Desa dapat ikut turut memberikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Adapun ketentuan yang diperbolehkan dalam kegiatan menerbangkan balon antara lain tinggi balon maksimal 7 meter dengan garis tengah maksimum 4 meter dengan warna balon yang mencolok, diterbangkan dengan tambatan tali sebanyak 3 buah dan dilengkapi dengan panji – panji agar terlihat dan ketinggian maksimum adalah 150 meter, Balon diterbangkan pada pagi sampai menjelang sore saja jadi pada malam hari tidak boleh diterbangkan.

Bripka Nursobirin mengatakan bahwa balon tersebut harus ditambatkan pada tanah lapang dan ketentuan jarak dari bandara adalah sejauh 15 Km dan dilarang dilengkapi dengan bahan peledak seperti petasan atau mercon. “Serta bagi warga masyarakat yang akan menerbangkan balon sesuai ketentuan dipersilahkan untuk melaporkan rencana kegiatan tersebut kepada Pemda dan Kepolisian setempat,” tambahnya kemudian.

Hari ini ada dua desa yang disambangi oleh Bripka Nursobirin yaitu Desa Karyomukti dan Desa Brondong, para Kades dan perangkat desa akan turut menghimbau kepada warganya untuk mematuhi larangan tersebut. (Hms Kss)

Editor : Humas Polres pekalongan

Komentar

News Feed